kangzainfuad.com

Kamis, 30 November 2023

Mulai dari Diri Sendiri

Dokumen : bersama coach sahid dalam kegiatan Jambore OPOP Jatim 2023 di Kota Pasuruan

Kita banyak belajar dari orang-orang yang ada di sekitar kita, namun kita juga harus jujur pada diri sendiri, bahkan kadang kita tidak mau belajar dari diri kita sendiri. 

Yang dilihat, apa yang ada luar kita. Akhirnya membandingkan diri sendiri dengan orang lain, alih-alih membuat diri semakin termotivasi untuk maju dan optimis meraih apa yang ingin diraih. Malah mengkerdilkan diri, merasa kalah dan tidak mau berjuang.

Belajar dari diri sendiri, berusaha memperbaiki diri dari hal yang kecil yang ingin dirubah memulai dari dirinya sendiri. 

Misal yang selama ini belum bisa mendisiplinkan diri mulai belajar disiplin. Bisa diawali dari disiplin dalam sholat atau hal-hal sederhana yang mampu merubah dari hal yang tidak baik menjadi hal yang lebih baik, namun semua diawali dari diri sendiri. 

Rabu, 29 November 2023

Parenting : Orangtua sebagai Cermin Masa Depan


Sebagai orang tua, melihat perilaku anak terkadang kita selalu teringat pada masa dimana kita pernah mengalami apa yang dialami oleh anak kita dan bagaimana cara orangtua kita saat itu memperlakukan kita. 

Apa yang dilakukan oleh orangtua kita, seakan tergambar jelas dalam pikiran kita bagaimana cara orang tua kita mendidik kita saat itu. 

Pola asuh pada anak, secara tidak sadar kadang kita sebagai orangtua akan banyak meniru apa yang dilakukan oleh orangtua kita sebelumnya. Anggapan ini tidaklah salah dan perlu menjadi perhatian, karena apa yang ada dalam diri anak secara gen, sifat dan karakter ada diri kita sebagai orang tua. 

Hanya saja, pengetahuan kita sebagai orang tua haruslah senantiasa berkembang seiring perkembangan zaman, sehingga apa yang kita berikan kepada anak berupa pendidikan dan pola asuh tidak ketinggalan zaman. 

Sebagaimana ada sebuah ungkapan (bukan hadits), “Jangan paksakan anak-anakmu mengikuti jejakmu, mereka diciptakan untuk kehidupan di zaman mereka, bukan zamanmu” – Socrates

Namun ada perkara yang terpenting wajib diberikan kepada anak, walau orang lain menganggap pola pendidikan yang jadul ketinggalan zaman, pendidikan Akhlaq. 

Pendidikan Akhlaq, bukan hanya kewajiban sekolah, tapi kewajiban orang tua untuk memberikan pendidikan dan tauladan. Disaat Akhlaq semakin langka. Orang tua harus belajar keras memberikan pendidikan akhlaq, baik secara teori maupun praktik. 

Secara teori dengan diberikan kajian berupa kitab-kitab Akhlaq karya para ulama, misal Akhlaq Lil Banin, dan lain sebagainya. Dan tentunya disertai dengan tauladan dirumah dan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Mendidik anak, tak semudah "membuat anak". Mendidik butuh perjuangan secara terus menerus dan istiqomah sampai kapanpun. Semoga Allah memberikan kesabaran dan ketabahan sampai anak-anak kita menjadi anak yang mampu memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita, lingkungan, agama dan bangsa. 

Minggu, 12 November 2023

Memilih Pendidikan Anak

Sowan ke Gus Wafi, Ketua Yayasan PP. Bahrul Ulum Jombang Jawa Timur. 
Anak, anugrah Allah SWT yang senantiasa dijaga agar kelak ia menjadi anak yang sholih, berkah dan manfaat bagi agama, nusa dan bangsa.
 
Berbagai upaya dilakukan oleh orang tua baik secara dhohir maupun bathin dengan cara memberikan pendidikan yang layak serta senantiasa didoakan. 

Memberikan pendidikan bagi anak, yang utama tauladan dari orang tua, nasihat-nasihat dan memberikan kenyamanan baginya saat ia sedang proses menempuh pendidikan. 
Sowan ke KH.Nur Hadi (Mbah Bolong) Pengasuh PP. Falahul Muhibi
Kalaupun orang tua belum bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak, langkah yang terbaik adalah "memasrahkan" Pendidikannya pada para ulama' dipesantren agar diberikan pendidikan yang baik, sebagai bekal dalam menghadapi kehidupannya kelak. 

Dipesantren, ia akan belajar bersosialisasi, berjuang dan teguh dalam memegang prinsip. Banyaknya teman yang berbeda dan suasana lingkungan akan menentukan masa depanya dalam memahami kehidupan. 

Pemahaman agama yang tepat, dengan bimbingan seorang guru yang 'alim membuat anak akan lebih terarah. Tentu dengan berbagai konsekuensi-konsekuensi yang akan ia lalui. 

Hari ini, kami bersama Luthfi membersamai dan berdiskusi banyak terkait mondok, suasana di pondok dan melihat secara langsung bagaimana kehidupan di pondok. 

Shilaturohim dari pondok ke pondok di daerah Jombang Ahad (14/11/2023) menjadi pengalaman tersendiri bagi luthfi untuk memilih pendidikan setelah ia lulus dari SD. 

Semoga dimudahkan dan diberkahi oleh Allah dalam menentukan masa depan pendidikan nya. Amiin. 

Senin, 02 Oktober 2023

Dinkop Kabupaten Malang Sosialisasi SE Nomor 7 Tahun 2023 pada Pengurus Koperasi se-Kecamatan Pakis

Dokumen Sosialisasi SE Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Self Declare di Aula KUD Pakis Kabupaten Malang
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) Kabupaten Malang mengadakan Sosialisasi dan Pendampingan Self Declare (pernyataan Mandiri) di Aula KUD Pakis Selasa (03/10/2023) dengan pemateri Istiana Rahayu,SE.MM.

Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Self Declare ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Pernyataan Mandiri (Self Declare) Oleh Pengurus Koperasi Simpan Pinjam/Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah/Unit Simpan Pinjam Koperasi/ Unit Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah Koperasi. 

SE tersebut segera untuk disampaikan kepada gerakan koperasi, khususnya di kecamatan Pakis Kabupaten Malang karena KSP/KSPPS/USP/USPPS Koperasi primer atau Koperasi sekunder nasional/provinsi/kabupaten/kota seluruh Indonesia harus melakukan pernyataan mandiri (self declare) sebagaimana format terlampir, dilengkapi dengan dokumen pendukungnya dan dikirimkan secara elektronik kepada Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM melalui ods.kemenkopukm.go.id (web based Kemenkop UKM), paling lambat pada tanggal 15 Oktober 2023.

Sebelum kegiatan Pendampingan dimulai, Bu Isti, panggilan Kasi penyuluhan dan Pengembangan SDM Koperasi Kabupaten Malang ini meminta seluruh peserta agar scan barkode group Whats'up dan masuk dalam akun resmi kemenkopukm melalui ods.kemenkopukm.go.id. harapanya pendampingan bisa maksimal saat peserta praktek mengisi akun dan upload dokumen ke akun tersebut, baik di tempat kegiatan maupun saat adan kendala saat mengerjakan di kantor atau rumah.

Kegiatan ini sangat penting bagi pengelola koperasi, mengingat pengisian akun menjadi tanggungjawab pengelola koperasi, dengan pengerjaan isian akun tersebut, akan terlihat dan sebagai pembeda antara usaha simpan pinjam Koperasi yang bersifat tertutup dari, untuk dan oleh anggota (close loop) dengan Koperasi yang berkegiatan di sektor jasa keuangan. 

Koperasi jasa keuangan dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara luas dan terbuka, bukan hanya kepada anggota (open loop) sesuai ketentuan peraturan di sektor jasa keuangan, seperti: Koperasi BPR, Koperasi LKM, Koperasi Jasa Pembiayaan dan lain-lain.

"Bagi koperasi yang tidak mengimplementasikan isian dengan membuat pernyataan mandiri (self declare), maka koperasi tersebut akan secara otomatis bersifat open loop (terbuka)",Tegas Bu Isti.

Koperasi yang bersifat terbuka melayani masyarakat yang bukan anggota Koperasi (open loop) diberikan kesempatan untuk mengubah layanan usaha dan tata kelola usahanya menjadi usaha simpan pinjam Koperasi yang bersifat tertutup sampai dengan Juni 2024, sehingga saat diverifikasi kembali pada tengah tahun 2024 sampai dengan 11 Januari 2025 telah menjadi Koperasi yang bersifat tertutup (dari, oleh dan untuk anggota dan Koperasi lain)., inilah salah satu yang melatarbelakangi lahirnya Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Pernyataan Mandiri (Self Declare).

Selasa, 19 September 2023

Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur Fasilitasi Pengembangan Ekonomi Pesantren

Dokumentasi : Desiminasi Peningkatan Akses Pembiayaan Bagi Koppontren Tahun 2023

Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) bagian penting dari roda ekonomi Pesantren memiliki potensi kuat pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya warga pondok dan lingkungan pondok. 

Pemerintah, melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menfasilitasi pengembangan koppontren melalui program kegiatan Desiminasi Peningkatan Akses Pembiayaan Bagi Koppontren Tahun 2023 yang dilaksanakan Selasa-Rabu (19-20/9/2023) di Dalwah Hotel Syariah, Jl. Raci Bangil Pasuruan. 

"Peran Koperasi bagi perekonomian Jawa Timur  dengan jumlah 37.688 sangatlah besar dan terbesar di Indonesia walau yang aktif masih 21.910", Ujar Pak Luqman. 

Pak Luqman, Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur ini menambahkan, " Jumlah Pesantren terbanyak di Indonesia terletak di Jawa Timur. Jika koperasi yang jumlahnya terbesar dan berpotensi memajukan dalam bidang ekonomi, maka perlu adanya perpaduan potensi yang ada yakni Koperasi dan Pesantren, dan inilah yang diharapakan Ibu Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indarparawangsah".

Harapannya dengan program ini peserta mampu mengambil manfaat dan mampu mengamalkan sabda Nabi, Tangan diatas lebih baik daripada  tangan dibawah artinya Koppontren harus bisa mandiri dan pengembangan diri tanpa berpangku tangan dengan berharap banyak mendapatkan bantuan dari Pemerintah. 


Selasa, 12 September 2023

Studi Visual I : Jaga Airmu Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan

Dokumentasi : Guru dan Staff Lab. Terpadu UMM

Study Visual, salah satu program integritas mata pelajaran yang dilaksanakan di luar kelas atau sekolah (outing class), lingkungan SMA Surya Buana Malang. 

Belajar dimanapun dengan siapapun juga bisa, inilah prinsip merdeka belajar yang sudah lama dipraktekan di SMA Surya Buana Malang, termasuk dapat implementasi nya adalah Study Visual ini. Dimana para siswa akan belajar di tempat lain dengan nara sumber dari luar sebagai guru bagi para siswa. 

Pelaksanaan Study Visual (SV) I SMA Surya Buana Malang, Rabu (13/09/2023) bertempat di Laboratorium Terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Perikanan dengan narasumber para dosen dan pengelola Lab Terpadu UMM Malang. 

Dokumentasi : Siswa-siswi persiapan mengikuti materi 

Pilihan tempat dan narasumber pada Study Visual disesuaikan dengan Tema utama kegiatan, yakni tentang Air, “Jaga Airmu Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan”, integrasi Mata Pelajaran Geografi, Kimia, Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Diharapkan, dengan agenda Study Visual ini para siswa mampu memahami integrasi mata pelajaran yang selama ini dipelajari di sekolah dan mengimpelementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sambutan Kepala SMA Surya Buana Malang di Aula Lab. Terpadu UMM beserta pimpinan Fakultas Kepala Laboratorium dan Staff

Sejatinya ilmu itu satu, sama-sama dari Allah SWT. Maka dengan ilmu-Nya manusia mampu mengenal-Nya. Maka sudah saat nya sejak dini para generasi muslim sudah mulai dikenalkan dan ditanamkan tentang integrasi ilmu, amal dan ilmiyah melalui program studi visual SMA Surya Buana Malang. 


Senin, 11 September 2023

Kolaborasi Program SMA Surya Buana Malang dan SMA Sultan Zainal Abidin Terengganu Malaysia

MoU Penandatanganan Kerjasama (Kolaborasi) Program Dengan Kepala SMA Sultan Zainal Abidin, Engku Abdullah bin Engku Dalam Ahmad (Keluarga Kerajaan) 

Setiap lembaga pendidikan ingin selalu menambah wawasan dalam pengembangan lembaga dan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikanya. berbagai carapun diupayakan agar apa yang diharapkan tersebut tercapai, termasuk salah satunya dengan cara study banding dan bekerjasama dengan lembaga lain.

Study banding dan kerjasama (kolaborasi) program antar lembaga dilaksanakan oleh SMA Surya Buana Malang dengan SMA (Sekolah Menengah Agama) Sultan Zainal Abidin Terengganu Malaysia pada 29-30 Agustus 2023.

SMA Sultan Zainan Abidin Terengganu Malaysia merupakan salah satu sekolah milik kerajaan terengganu yang memiliki prestasi ditingkat nasional dan internasional ini menjalin kerjasama dengan SMA Surya Buana Malang dalam tiga bidang : 
  1. Saling tukar ilmu dan pengalaman dalam mempelajari pendekatan dan amalan-amalan terbaik dalam pendidikan Islam dan Bahasa Arab;
  2. Saling memberikan informasi terkait dengan karya inovasi yang ada di SMA Surya Buana Malang;
  3. Saling memberikan informasi pengembangan materi-materi terkait pendidikan agama,  budaya dan pengembangannya.  
Agenda dalam program kerjasa kegiatan proses belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring, sebagaimana yang sebelumnya pernah dilaksanakan antara SMA Surya Buana Malang dan SMA Sultan Zainal Abidin Terengganu dimasa pandemi covid-19. 

Dalam kunjunganya di SMA Surya Buana Malang, tamu dari negeri jiran ini telah memberikan banyak ilmu kepada segenap santri dan para asatidz/ah di PPM Surya Buana Malang dalam program TalkShow Motivasi Belajar Al-Qur'an dan pentingnya Sanad bersama Ustadz Faisal bin Ibrahim, alumnus Al-Azhar Mesir. 

Walaupun Ustadz Ibrahim banyak menggunakan bahasa melayu ala malaysia, para santri PPM Surya Buana Malang mampu mencerna ilmu dengan baik, diselingi dengan joke yang menghibur para hadirin sehingga mampu membawa suasana talkshow sangat meriah.

Semoga dengan kegiatan kolaborasi program ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan masyarakat, khususnya pada siswa-siswi pengemban masa depan bangsa, insyaallah.

Senin, 07 Agustus 2023

Generasi Milenial dan Semarak Kemerdekaan RI

Semarak agustusan menjadi momen yang berharga bagi seluruh bangsa Indonesia, Anak-anak sampai nenek-nenek, desa sampai masyarakat perkotaan tumpah ruah merayakan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia. 

Berbagai kegiatan mengisi hari-hari selama bulan Agustus, mulai dari lomba-lomba, kerja bakti, doa bersama, upacara bendera sampai aktititas-aktifitas unik ikut serta memeriahkan bulan yang bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Dimasa yang penuh dengan hedonis dan serba instan menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan peringatan kemerdekaan yang memiliki tujuan mulia, mengenang dan mentauladani jasa para pejuang NKRI ini. 

Dimana banyak generasi milenial yang semakin acuh tan acuh dengan lingkungannya, apalagi dengan orang lain, merasa tak peduli. Generasi Milenial, generasi emas yang harus tetap dijaga dan didampingi agar kelak mereka memberikan peran penting menjaga tradisi yang sudah membumi. 

Setiap generasi memiliki cara tersendiri dalam mengekspresikan kreasi, ide dan inovasinya, yang terpenting dalam dada mereka tetap tertanam rasa cinta yang tinggi pada negeri dan tetap setiap pada NKRI. 

Sabtu, 01 Juli 2023

Menyembuhkan Rasa Cinta Pada Negeri

Bulan Juni, bulannya bung Karno (Ir. Soekarno) , presiden pertama negara tercinta, Indonesia. 

Disebut bulan bung karno, karena di bulan ini, tepatnya 1 Juni 1945 bung Karno memperkenalkan 5 Sila Dasar Negara, Pancasila.

Selain itu, Bung karno lahir pada 6 Juni 1901 di Blitar dari pasangan Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai . Beliau Wafat pada 21 Juni 1970 di RSPAD Gatot Subroto, pemakaman beliau di Kota Blitar Jawa Timur. 

Ungkapan yang masyhur dari bung karno, "Bangsa yang besar, adalah bangsa yang mampu menghargai jasa pahlawan nya".

Mengenalkan sejak dini pada para pahlawan perintis negeri ini InsyaAllah akan mampu menumbuhkan anak-anak rasa cinta pada Negaranya dan orang-orang yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan negeri ini, termasuk pada bung Karno. 

Sosok bung Karno, yang menjadi tauladan bagi generasi adalah penghormatan beliau pada para ulama dan senantiasa memohon do'a restu pada orang tua, terutama pada ibu agar keberkahan dan kesuksesan mampu diraih. 

Blitar, Jumat, 30/06/2023.

Rabu, 28 Juni 2023

Parenting : Mentauladani Nabi Ibrahim dalam Mendidik Nabi Ismail AS


Idul Adha, dikenal juga sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu peristiwa penting yang dilakukan oleh segenap umat Islam. Pada hari tersebut, umat Muslim di seluruh dunia merayakan dan mengambil ibrah atas pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan menghormati tradisi ibadah kurban.

Peringatan Hari raya Idul Kurban adalah ibadah yang dilakukan dengan menyembelih hewan kurban seperti sapi, kambing, atau domba, sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT. Ibadah kurban ini dilakukan sebagai tindakan ibadah yang menggambarkan kesediaan dan pengabdian seorang Muslim kepada Allah.

Kurban juga mencerminkan kesadaran dan rasa syukur umat Muslim terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah dalam kehidupan mereka. Sebagaimana firman dalam Q.S Al-Kautsar [108]: ayat 2; 

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

Artinya: "Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah."

Pelaksanaan Ibadah kurban memiliki dasar hukum yang kuat dalam Islam. Hal ini didasarkan pada Al-Qur'an, di mana Allah memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk mengurbankan putranya, Ismail AS, sebagai ujian kepatuhan dan pengabdian.

Nabi Ibrahim adalah Sosok ayah yang sabar dan senantiasa ta'at pada perintah Allah swt, kesabaranya dalam membina keluarga, sehingga kisahnya diabadikan oleh Allah swt dalam Al-Qur'an, agar mamou ditauladani, khususnya Pendidikan dalam keluarga. dimana setiap tahunya selalu diingat dan di rayakan, namun sering kali terlupakan.

Oleh sebab itu, marilah kita bersama merenungi (mentadaburi), belajar dan mentauladani kisah nabi Ibrahim dari Nabi Islami as. agar kita mampu mengambil pelajaran  dalam membina putra / anak keturunan yang senantiasa patuh dan sholih.

Nabi Ibrahim AS selain sebagai rasul juga merupakan sosok ayah yang mampu menjadi tauladan dan kebanggaan bagi putranya, bagaimana kisahnya?

Lama Nabi Ibrahim mengharapkan kehadiran seorang anak dari Rahim istri beliau, Siti Sarah. namun tidak diberikan anugrah oleh Allah swt. Akhirnya, atas izin Siti Sarah. Beliau menikah dengan seorang budak, Wanita sholihah, berakhlaq mulia yang bernama Siti Hajar. Dari Siti Hajar inilah. Nabi Ibrahim as mendapatkan putra pertama yang Bernama Nabi Ismail as.

Dalam kisahnya, bahwa Saat istri beliau (Siti Hajar) sedang mengandung, Nabi Ibrahim senantiasa memohon kepada Allah agar diberikan karunia anak yang sholih sebagaimana dalam QS. As-Saffat Ayat 100

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

     Artinya : "Dia berdoa kepada Allah, “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk golongan orang yang saleh dan taat menjalankan perintah-Mu dan membela agama-Mu.

     Di Saat Nabiyullah Ismail as telah lahir, beliau menempatkan istri dan anak beliau di tempat yang tepat agar kelak ia tumbuh menjadi pribadi yang kokoh-kuat dalam ketauhidan serta berakhlaqul karimah dengan melaksanakan Sholat. Dimana saat itu Nabi Ibrahim menempatkan istri beserta putra beliau Nabi Ismail, yang masih belia. Ditempatkan di tempat yang awalnya tandus, kering tanpa penghuni yakni baitullah. Sebagaimana dalam QS Ibrahim [14]: 37 :

رَّبَّنَآ إِنِّىٓ أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِى بِوَادٍ غَيْرِ ذِى زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ ٱلْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱجْعَلْ أَفْـِٔدَةً مِّنَ ٱلنَّاسِ تَهْوِىٓ إِلَيْهِمْ وَٱرْزُقْهُم مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ


Artinya: Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. 

     Peristiwa agung, yang sampai saat ini diingat dan menjadi Syariat, dimana Nabi Ibrahim AS sungguh aman santun dalam bertutur kata (Komunikasi) dengan Nabi Ismail, demokratis dalam mengambil sikap saat mendapatkan ujian, yakni saat penyampaian kabar perintah penyembelihan putra tercinta, Nabi Ismail AS. Dan sunggung menakjubkan jawaban Nabi Ismail atas perintah penyembelihan tersebut. peristiwa yang mengharukan itu, diabadikan oleh Allah swt dalam Q.S As-Saffat Ayat 102

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Artinya: Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Nabi Ibrahim, Nabi Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".

       Setelah Nabi Ismail mulai mengerti dan beranjak besar, Nabi Ibrahim AS, tidak hanya mengajarkan Akhlaq dan Aqidah pada Nabi Ismail dengan tutur kata, namun belau juga memberikan tauladan berupa perilaku yang baik (uswah Hasanah) pada putra beliau, bahkan kepada kita,sebagaimana firman Allah swt dalam QS Al-Mumtahanah Ayat 6 :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيهِمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ ۚ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

Artinya: Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) Hari Kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah Dialah yang Maha kaya lagi Maha Terpuji.

Tidak hanya berupa tutur kata, uswah hasanah, Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah Allah swt. Termasuk dalam menjalankan amal-amal kebaikan. Nabi Ibrahim As senantiasa menyertai-membersamai Nabi Ismail  AS seraya berdoa memohon kebaikan-kebaikan kepada Allah swt. sebagaimana saat nabi Ibrahim bersama Nabi Ismail membangun pondasi ka’bah. Yang kemudian diabadaikan dalam QS . Al-Baqarah ayat 127

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَٰهِۦمُ ٱلْقَوَاعِدَ مِنَ ٱلْبَيْتِ وَإِسْمَٰعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

Dalam waktu-waktu tertentu, Nabi Ibrahimpun senantiasa mendoakan kebaikan untuk anak keturunan beliau, agar senantiasa diberikan petunjuk oleh Allah swt menjalankan amal ibadah yang benar, dengan menyerahkan sepenuhnya akan masa depan dzurriyah (keturunan) beliau kepada Allah swt (Tawakkal), sebagaimana QS. Al-Baqarah 128

رَبَّنَا وَٱجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

 Artinya: Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Dalam kehidupan sehari-hari, nabi Ibrahim AS senantiasa memberikan nasihat-nasihat, washoya-washoya kepada putra-putra beliau. Agar mereka teguh dan kuat menjalankan agama Allah swt. Sebagaimana dalan QS. Al-Baqarah 132 ;

وَوَصَّىٰ بِهَآ إِبْرَٰهِۦمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَٰبَنِىَّ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصْطَفَىٰ لَكُمُ ٱلدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

     Artinya: “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".

       Dalam beberapa kisah Nabi Ibrahim tersebut, dapat kita ambil ibrah, terutama dalam membina keluarga;

  1. Dalam menentukan pasangan, utamakan pasangan yang memiliki akhlaq mulia serta Aqidah yang kuat.
  2. Senantiasa memohon tanpa putus-asa kepada Allah swt agar diberikan karunia anak yang sholih-sholihah.
  3. Menjaga komunikasi yang baik dan bersikap demokratis pada anak.
  4. Menjadi tauladan yang baik bagi keluarga, baik berupa ucapan, maupun  perbuatan.
  5. Tidak hanya mengharap kebaikan pada anak dalam menjalani kehidupan, tapi memohon perlindungan agar dikuatkan agama dan aqidahnya pada keturunan-keturunan kita juga sangat penting untuk senantiasa dilakukan, terutama setelah sholat.

  Semoga dengan tulisan ini mampu memberikan manfaat dan maslahat bagi kita semua khususnya bagi penulis dalam mendidik anak, dan semoga putra-putra kita serta anak keturunan kita menjadi anak-anak yanga sholih-sholihah, anak yang senantisa menyertai, membimbing kita disaat kita sudah berusia senja bahkan saat sakaratul maut kita dituntun anak-anak kita dengan mengucapkan kalimat thoyibah, Laailaaha Illah hingga kita Kembali kepada Allah dalam keadaan husnul Khotimah, Amiin Allohumma Amiin.

 

Ad Placement