September 2022 - kangzainfuad.com

Selasa, 27 September 2022

Catatan Kak Luthfi: Bahagia, namun Tetap Istiqamah

Kamis (22/09/2022) kak luthfi sangat gembira, pagi-pagi sebelum subuh sudah persiapan. Baju, celana, dan peralatan kegiatan di sekolah ditata dengan rapi dan dimasukan dalam tas.

Adzan subuh berkumandang, segera ia keluar rumah menuju mushalla mengumandangkan adzan subuh, pujian, dan iqamah. 

Kegiatan pagi kak luthfi sebenarnya sudah terbiasa dengan baktifitas paginya itu, tapi pagi ini terasa beda, karena hari ini kak luthfi akan pergi ke Eco Green Park bersama teman-temannya se-kelas dalam rangakaian kegiatan Study Visual. 

Setelah sholat shubuh, kak luthfi masih melaksanakan kegiatan rutin, mengaji Al-Qur'an, setoran/muraja'ah hafalan, dan diakhiri dengan Pelajaran Kitab, Fiqh, Aqidah dan Akhlaq.

Fiqh, kak luthfi belajar kitab Mabadi' Fiqh jilid 2, jilid 1 sudah kak luthfi khatamkan. 

Aqidah, kitab yang di pelajari Kitab Aqidatul Awam, InsyaAllah beberapa hari ini akan dikhatamkan juga. 

Akhlaq, yang di kaji kitab Akhlaq Lil Banin Jilid 2, jilid 1 sudah lama ia selesaikan. 

Tambahan, saat ini kak luthfi sedang memperdalam kitab Tajwid dan berbagai ilmu yang berhubungan dengan Al-Quran, Ghorib dan Kisah-kisah dalam Al-Quran. 

Semua pengajian kak luthfi di pagi hari ini dibimbing oleh Ayah-nya.

Kamis pagi, kamis yang membahagiakan bagi Kak luthfi namun ia tetap menjaga kebahagiaan itu dengan beraktifitas seperti biasa, istiqomah dalam menuntut ilmu sebagai bekal meraih keberkahan hidup di dunia dan dipanen saat diakhirat. 

Banyak orang yang terlena dengan berbagai kenikmatan (kebahagiaan) dan menggeser aktifitas istiqomah yang selama ini ia lakukan. 

Pembiasaan bersikap biasa dalam meraih kebahagiaan akan meminimalisir bersikap berlebihan, sombong dan akan melupakan masa-masa kesulitan yang selama ini ia raih buah dari kesabaran. 

Maka Jagalah kesabaran itu saat kebahagiaan menghampiri. 


Senin, 26 September 2022

Bimtek Sesi-4, Gayeng Penuh Manfaat

Bimbingan Teknis Aplikasi Sipdar-LPQ bagi ustadz/ah LPA Kota Malang sesi-4 di TPQ Asy-Syifa Sawojajar Kedungkandang Kota Malang terlaksana dengan sukses.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan Ahad (26/09/2022) dengan pemateri Bu Iin Nurjannah S. Ap. dan didampingi pengurus DPC FKPQ Kota Malang, ketua Pelaksana Ust. Nur Cholis, SE. Ust. Rahman, Ketua FKPQ Kecamatan Kedungkandang serta para tim sukses pendampingan kepala dan ustadz/ah saat praktek mengoperasikan Sipdar-LPQ DPC FKPQ Kota Malang. 

Walau saat kegiatan aplikasi Sipdar-LPQ mengalami kendala, namun kegiatan tetap berlangsung dengan baik dan penuh hikmat. Selain Sipdar-LPQ masih ada beberapa aplikasi yg perlu dipahami juga oleh para peserta, sehingga bu Iin selaku Operator (admin)Aplikasi-aplikasi di lingkungan kementrian agama mampu membawa suasana Bimtek menjadi gayeng penuh manfaat karena peserta diberikan ilmu dan diperkenalkan aplikasi yg lain, dan sangat berguna bagi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an, diantaranya EMIS. 

EMIS, aplikasi wajib yg harus dipahami LPQ dan di praktekan dengan membuat akun serta melengkapi isian yg terdapat dalam EMIS agar LPQ bisa memanfaatkan aplikasi lain yg disediakan Kemenag, bahkan EMIS ini menjadi wajib, karena semua aplikasi yg ada pasti terhubung dengan EMIS. 

Bimtek yang diadakan bersesi-sesi ini menunjukkan antusiasme para asatidz/ah pengelola Lembaga Pendidikan Al-Quran di Kota Malang untuk berubah dan menjadi lebih baik dengan menyesuaikan kondisi dan tuntutan zaman, semoga i'tikad yang kuat dan di iringi niat tulus membumikan Al-Quran ini dicatat menjadi amal sholih yg kelak menjadi saksi dan "Washilah" Mendapatkan Syafa'at Al-Quran saat diakhirat kelak, Amiin. 

Senin, 19 September 2022

Muqaddimah At-Tibyan : Hamba Pilihan bagi Pecinta Al-Qur'an

Kitab At-Tibyan bagi para Penghafal, Pengajar dan pecinta Al-Qur'an. 

Kitab At-Tibyan Fii Adabi Hamalatil Qur’an ditulis oleh Syaikh Abu Zakariyah Yahya Muhyiddin bin Syarof bin Hizam An-Nawawiy. Beliau adalah seorang ahli fiqh, zahid, seorang imam yang ‘alim, zuhud, dan Dhobith (sangat teliti dan cermat).

Didalam Muqaddimahnya, Syaikh Abu Zakariyah An-Nawawi ini  memberikan pujian kepada Allah swt. Yang telah memberikan anugrah kepada kita berupa petunjuk, keimanan dan telah memberikan kelebihan (Keutamaan) agama Islam daripada agama lainya berupa diutusnya Rasulullah saw kepada kita, denganya Allah swt memberikan wahyu berupa Al-Qur’anul Karim yang terus menerus berlangsung (kemukjizatanya) dengan silih bergantinya zaman.

Dengan Kemukjizatan Al-Qur’an, Allah swt menantang manusia, jin dan semuanya. Menjadi penyubur bagi hati orang-orang yang memiliki hati nurani dan kemakrifatan. Al-Qur’an tidak akan usang karena sering dibaca dan dikaji berulang-ulang dari masa ke masa.

Allah swt memberikan kemudahan bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh ingin menghafalkan Al-Qur’an, sehingga Al-Qur’an mudah dihafalkan oleh anak-anak sekalipun. Dan dengan Al-Qur’an, Allah swt akan menjaga dan memeliharanya dari sistem yang akan berusaha melakukan perubahan terhadap Al-Qur’an dari berbagai peristiwa baru.

Al-Qur’an, yang denganya Allah swt akan memberikan taufiq dan memilih hamba-hamba-Nya dari kalangan orang-orang yang cerdas dan cermat untuk senantiasa memberikan waktu dan perhatian khusus untuk mendalami ilmu-ilmu Al-Qur’an.

Melalui hamba-hamba pilihan inilah, Al-Qur’an akan dikelompokan dalam berbagai disiplin ilmu, sehingga Al-Qur’an akan mudah dipahami dan amalkan oleh seluruh umat manusia. Termasuk dengan hadirnya kitab at-tibyan ini, semoga akan memudahkan bagi para pecinta Al-Qur’an agar lebih memahami dan mencintai Al-Qur’an dengan disertai Adab, adab dalam mempelajari dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an, adab dalam mengajarkan Al-Qur’an.

Minggu, 18 September 2022

Tren Pendidikan Global, Saatnya Sekolah Berbenah!

Siswa meganalisa kondisi air, debit, massa, arus, kelayakan digunakan untuk bersuci

Siap Sukses masuk perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta atau sukses dan siap menghadapi tantangan kehidupan berikutnya menjadi misi setiap program pendidikan di SMA Surya Buana Malang. Menitikberatkan pada nilai-nilai penalaran merupakan titik poin output pelajar masa depan.

 Hal ini terbukti dengan berbagai kebijakan-kebijakan dan hasil survey dalam dunia pendidikan, baik ditingkat nasional maupun internasional. Pada tingkat nasional,Mendikbud Ristek, sudah menetapkan sebagaimana nadhim, Rabu (07/09/2022) mengatakan bahwa masuk perguruan tinggi tidak lagi menggunakan tes mata pelajaran, tapi menggunakan tes skolastik yang terdiri dari Kognitif Penalaran, Penalaran Matematika, Literasi Bahasa Indoensia dan Literasi Bahasa Inggris.

 Ini artinya, jika tes skolastik yang diujikan, maka bentuk tes tidak lagi bergantung pada proses menghafalkan materi dan lebih pada penalaran, pemecahan masalah atau Problem Solving, potensi kognitif siswa. untuk soal-soal literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris akan bukan terkait dengan tejnik gramatikal, melainkan kemampuan memahami logika teks.

Melatih penalaran siswa dengan belajar langsung di alam

Secara International, Indonesia saat ini mengejar hasil penilaian Programme for International Student Assessment (PISA) agar mampu bersaing dalam tingkat global. Dimana dari hasil survey PISA pada kategori kemampuan membaca, sains dan matematikan sangat rendah. Pada tahun 2018 Indonesia tergolong mendapatkan nilai terendah, yakni urutan ke-74 dari 79 negara.

 Melihat perkembangan tren pendidikan global, maka sudah saatnya lembaga pendidikan mulai berbenah. Termasuk SMA Surya Buana Malang sudah mulai berbenah, khususnya dalam melaksanakan proses pembelajaran.

 Para siswa sudah mulai dibiasakan pembelajaran-pembelajaran yang lebih mengedepankan penalaran pada pelajaran apapun. Mapel Matematika Misal, tidak hanya memahami dan menyelesaikan soal dengan rumus-rumus matematika yang sudah dihafalkan, tapi siswa diarahkan bagaimana penyelesaian masalah dengan menggunakan logika berfikir matematis. Pendidikan Agama Islam (PAI), para siswa diajarkan bagaimana implementasi pendidikan agama dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari dan menerapkan ajaran Islam yang ramah, membawa rahmat.

Study Visual : Integrasi Mapel dan Implementasinya dalam kehidupan

Kegiatan-kegiatan berupa study visual, dimana siswa diajak belajar bersama menyelesaikan berbagai tantangan berupa permasalahan yang terdiri dari berbagai rumpun mata pelajaran dan diselesaikan sesuai dengan bidang mata pelajaran. Kegiatan integrasi mata pelajaran ini lebih banyak mengajak para siswa untuk berfikir dan menyelesaikan permasalah dari berbagai segi. Dengan melibatkan secara langsung siswa pada alam, dunia kerja dan pengalaman menarik sebagai bekal siswa dalam mengdapai kehiupan dengan tanpa menggantungkan diri pada orang lain. Amiin.

Ad Placement