kangzainfuad.com

Senin, 02 Januari 2023

Menghadirkan cinta-Nya

"Pertanda seseorang mendapatkan hidayah dan karunia, ia bisa merasakan hadirnya kenikmatan saat melaksanakan ibadah. Baik ibadah sunnah maupun wajib

Maka disaat ia merasakan kenikmatan, teruskan dan istiqomahkan mengamalkan amal ibadah jika itu berupa dzikr atau ibadah sunna, Tambah lagi, sesuai kekuatan jangan dikurangi". Dawuh Almaghfurlah KH. Jamaludin. 

Sebagai manusia, seringkali nikmatnya ibadah yang kita rasakan silih berganti. Kadang nikmat sehingga terasa ringan mengamalkan ibadah, terkadang berat saat mengamalkan ibadah karena rasa malas menghampiri. 

Keadaan semacam ini jangan sampai membuat seseorang kalah dengan hawa nafsu, atau bahkan mengikutinya. Tetaplah bertahan dengan amalan yang sudah dilaksanakan secara istiqomah, walau hanya sedikit. 

Sedikitnya amal yang dilakukan secara istiqomah itu bisa menghadirkan cintanya Allah SWT. Pada hamba-Nya. 

Sebagaimana ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.

Banyaknya amal bukan menjadi satu-satunya amal ibadah itu mendatangkan cinta-Nya, tapi keistiqomahanlah yang menjadikan seseorang itu meraih cinta-Nya. 

Jumat, 30 Desember 2022

Sisi lain

Penanaman nilai-nilai agama sejak dini pada buah hati tidak hanya kita mengantarkan mereka ke lembaga-lembaga pendidikan agama semata, 

Tapi bagaimana kita berusaha mengenalkan mereka bahwa dengan beragama orang akan bisa memandang keindahan dunia dari berbagai sudut pandang. 

Mengajak mereka tidak hanya ke tempat-tempat yg bernuansakan agama, tapi memperkenalkan mereka bahwa ada "dunia" lain yg perlu kita kenalkan, dengan berbagai macam perbedaanya. 

Ciptaan Allah SWT. Sesungguhnya tidak hanya yg baik-baik saja menuru pandangan kita sebagai orang dewasa, tapi hal yg "buruk" pun sesungguhnya adalah ciptaan Allah SWT. 

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله لاَ يَسُوْقُ الْخَيْرَ إِلاَّ الله.

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله لاَ يَصْرِفُ السُّوْءَ إِلاَّ الله.

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله مَاكَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ الله.

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله.

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, tidak ada yang dapat mendatangkan sesuatu kebaikan melainkan Allah.

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, tidak ada yang dapat mengalihkan suatu keburukan kecuali Allah.

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, apa saja nikmat maka ia adalah dari Allah .

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, tidak ada kekuatan melainkan dengan idzin Allah. 

#washoyAba #parenting #bilhikmah

Kamis, 29 Desember 2022

Harapan


Setiap orang yg hidup pastilah memiliki harapan-harapan, baik yang ia tuliskan atau hanya mengawang dialam pikiran. 

Ada yang optimis dalam meraihnya, sehingga ditulis di status media sosialnya, direncanakan dalam buku-buku harianya dan dirancang sedemikian rupa agar mampu diwujudkan. 

Atau bahkan ada yang Menulis harapan-harapan dalam lubuk hatinya yang paling dalam, disimpan rapi dalam alam pikiranya dan dikeluarkan sedikit demi sedikit berupa tindakan-tindakan nyata. 

Semua itu baik, dan setiap orang memiliki caranya Masing-masing bagaimana ia mewujudkan harapan-harapanya. 

Namun yang paling penting dari keduanya, sertai dengan iringan do'a, tawakkal dan berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dalam mewujudkannya. 

 لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya:

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. 

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

#WashoyAba #parentinglife #bilhikmah 

Senin, 28 November 2022

Faedah Ilmu

Supervisi Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Kelas XI

Mendidik bukan hanya bagaimana cara kita memberikan ilmu kepada peserta didik, tapi bagaimana cara agar ilmu membawa manfaat dan membekas didalam hati dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu, pada hakekatnya sama. Tidak memandang ia ilmu umum atau agama, sudah tidak zamanya ilmu dikotak-kotakan. Yang ada bagaimana semua ilmu itu mampu mengenalkan pada siswa akan kebesaran sang Maha Pencipta.

Bagi siswa yang ingin meraih ilmu,  dan bagaimana guru mengajarkan ilmu agar sampai pada siswa membutuhkan proses yang lama, kesabaran pada keduanya agar faedah ilmu mampu dirasakan.

Diantara faedah ilmu, ia akan mampu menghiasi pribadi pemiliknya dan akan senantiasa termotivasi untuk menambah dan menambah ilmu demi perbaikan pada dirinya.

Sebagaimana Syaikh Az-Zarnuji menyampaikan dalam kitab Ta'limul Muta'allim,

تَعَـلَّـمْ فَــإِنَّ الْـعِلْـمَ زَيـْنٌ لِأَهْــلــِهِ # وَفَــضـْلٌ وَعـُـنـْوَانّ لِـكـُلِّ مَـــحَامِـدٍ

وكــن مـستـفـيدا كـل يـوم زيـادة # من العـلم واسـبح فى بحـور الفوائـد

 "Belajarlah! Sebab ilmu adalah penghias bagi pemiliknya. dia akan memberikan keutamaan-keutamaan dan menjadi pertanda kemulyaan, Jadikan hari-harimu untuk menambah ilmu. Dan berenanglah dalam lautan ilmu yang penuh faedah."
.
Allohu A'lam.

Minggu, 27 November 2022

Kajian Kitab At-Tibyan : Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an seharusnya menjadi amaliyah rutin umat Islam, didalamnya terdapat ajaran-ajaran yang dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan agar selamat dan bahagia di dunia dan akhirat. Al-Qur’an sebagai wahyu dan Mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus salah satu warisan agung yang berikan kepada umat pilihan beliau. karena tidak semua umat Islam merutinkan membaca Al-Qur’an atau bahkan mempelajarinya.
lalu beliua berkata: ” orang yang membaca Al-Qur’an, karena sesungguhnya Nabi Muhammad saw telah bersabda : ” Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkanya“.
Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi segenap umat manusia bahkan seluruh alam memilki keistiewaan yang luar biasa bagi para pecintanya, pembacanya dan pengamalnya. dalam Hadits yang driiwayatkan Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah saw bersabda : ” siapa saja yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya (telah melakukan) satu kebaikan, dan satu kebaikan itu (dibalas dengan pahala) sepuluh kali kebaikan yang sama. Saya tidak menyabdakan (alif lam mim) itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, dan lam satu huruf, dan mim satu huruf“.
Dan dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya orang yang tidak ada bagian didalam tubuhnya (hatinya) sesuatu (sedikit hafalan) dari Al-Qur’an, maka ia seperti rumah yang runtuh”. dalam riwayat yang lai, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ad-Darimy dengan isnadnya dari Sayyidina Abdullah bin mas’ud, Rasullah saw bersabda, : “kalian bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Allah swt tidak akan menyiksa hati yang memuat Al-Qur’an“.
Sykeh Abdul Hamid Al-Hammamy, suatu ketika menanyakan kepada Imam Ats-Tsaury, beliau berkata : “ saya pernah bertanya kepada Imam Sufyan Ats-Tsaury tentang seorang laki-laki yang berperang itu lebih disukai oleh anda atau orang yang membaca Al-Qur’an?”.
Dari berbagai keutamaan tersebut, bagi siapa saja yang selama ini sudah memiliki kebisaan membaca Al-Qur’an. berbahagialah, semoga kebiasaan baik yang sudah diistiqomahkan menjadi perantara manusia yang diplih oleh Allah berkah Al-Qur’an. Amiin

Sabtu, 26 November 2022

Kunci Mengelola Waktu Lebih Berkualitas Saat Liburan Bersama Keluarga

Waktu luang bagi yang sudah berkeluarga akan membawa makna tersendiri dan lebih berarti dibandingkan dengan mereka yang belum berkeluarga.

Quality Time: Menikmati Liburan Bersama Keluarga, Tirtasani (27/11/2022) 

Setiap waktu seakan sangat berharga, didalam rumah, lingkungan masyarakat atau bagi kolega-kolega, atau bahkan bagi organisasi dimana ia beraktivitas untuk mengabdikan diri. 

Bagi orang tua yang sibuk bekerja, tidak memiliki waktu senggang sedikitpun untuk keluarga perlu bermuhasabah diri. karena sebesar apapun financial yang ia raih, pada akhirnya juga demi keluarga. 

Bila tujuan akhir bekerja adalah untuk keluarga, alangkah lebih indahnya jika di sela-sela menggapainya dalam prosesnya sudah dinikmati dan tentu ini tidaklah muda. 

Hati yang masih disibukan masalah pekerjaan, walau fisik bersama keluarga pastinya tidak akan mampu menghadirkan suasana nyaman penuh kekeluargaan. 

Kunci dari kebersamaan bersama keluarga adalah menghadirkan hati dan pikiran tercurahkan untuk keluarga. 

Bagaimana dengan pekerjaan yang masih terngiang-ngiang dipikiran dan hati. Maka tinggalkan sejenak, fokuslah untuk keluarga. 

Kalaupun hati dan pikiran tidak hadir bersama, lebih baik ditunda aktivitas liburan yang bersama keluarga. Cari waktu lain yang lebih pas agar kebersamaan itu berkualitas, walau hanya sejenak. 

Rabu, 23 November 2022

Nahkoda baru Organisasi Siswa, Pembentuk Leader pelopor Perubahan

Pengkuhan pengurus baru pimpinan-pimpinan Organisasi Siswa di lingkungan SMA Surya Buana Malang telah dikukuhkan oleh pembina utama organisasi, Ahmad Zain Fuad,S.Si.,S.Pd.,M.Pd. Selasa (22/11/2022) dilapangan Sekolah.


Para pimpinan organisasi ini sebelumnya telah dipilih oleh seluruh siswa, guru dan karyawan SMA Surya Buana Malang secara demokratis dan terpilih siswa-siswi terbaik yang akan membawa organisasi sekolah semakin maju dan penuh manfaat bagi segenap civitas akademika SMA Surya Buana Malang.


Pimpinan organisasi mewakili pengurus lain, dilantik langsung oleh kepala sekolah yang sekaligus sebagai pembina utama organisasi. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Angelia. Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMA Surya Buana, Alif. Pramuka yang terdiri dari Pradana, Zaidan dan Pradini, Farah. 

Pada prosesi pelantikan para pimpinan baru organisasi di bimbing oleh pembina membaca ikrar kesetiaan dan tekad menjaga nama baik sekolah, siap menjadi pelopor kebaikan bagi siswa yang lain, dan siap mengorbankan waktu dan tenaganya demi memajukan organisasi SMA Surya Buana Malang.

Setelah prosesi pelantikan, kepala sekolah, Ahmad Zain Fuad,S.Si.,S.Pd.,M.Pd. memberikan sambutan dan berpesan kepada seluruh pimpinan yang terpilih agar siap menjadi tauladan dan percontohan bagi siswa yang lain. karena melalui proses yang lama, mereka dipilih, diberikan amanah dan dipercaya mampu membawa marwah organisasi lebih berwibawa jika pimpinan mampu menjadi pelopor kebaikan.

“Jadilah pemimpin yang amanah, karena menjadi pemimpin menanggung beban tanggungjawab. tidak hanya tanggungjawab di dunia tapi juga diakhirat kelak. walaupun berat, akan terasa ringan jika beban itu dibagi dengan pengurus yang lain, melalui prgogram-program kegiatan yang akan disusun dalam rapat kerja organisasi”. tegas zain fuad, panggilan akrab kepala sekolah.

Saat menjalankan program, dibutuhkan kerjasama, keikhlasan dan keteguhan hati agar program-program terlaksana dengan baik kelak membawa berkah. 

Keberkahan program yang dijalankan akan tampak dalam prosesnya, ia akan membawa suasana sekolah dan organisasi terasa tentram dan nyaman, pengurus organisasi semakin tawadlu’ pada guru-gurunya. karena terkadang, semakin seseorang merasa bisa melakukan segala hal, ia semakin”ngelunjak”, lupa pada orang-orang yang berjasa padanya, maka di organisasi sekolah inilah awal segala pengabdian, berHarakah dan aktulisasi diri dimulai.

Jadilah pemimpin-pemimpin yang senantiasa mampu belajar dan belajar memimpin diri sendiri, karena sesungguhnya pemimpin yang hebat ia mulai dari mampu memimpin diri sendiri, dari sinilah akan tampak perubahan-perubahan dan keberkahan akan tampak.

Selasa, 15 November 2022

Aktifitas Penuh Manfaat, Study Visual di WESB

Study Visual SMA Surya Buana Malang ke-3 dilaksanakan di Wisata Edukasi Susu Batu (WESB) Jumat (11/11/2022) dengan pembelajaran teintegrasi mata pelajaran Bahasa Inggris, Eknomi, Biologi dan PKWU.

Kegiatan outing class ini diawali dengan Ibadah pagi, kegiatan rutin di SMA Surya Buana Malang yakni Sholat Dhuha, Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dan pesan-pesan oleh kepala Sekolah, Ahmad Zain Fuad S.Si.,S.Pd.M.Pd. dan Mr. Khoirul Anwar,S.Pd. selaku ketua pelaksana.

Siswa, bapak dan ibu guru menuju lokasi Study Visual pada pukul 08.15 dengan menggunakan armada angkutan kota (angkot) dan Mobil sekolah, penggunaan Angkot ini merupakan bagian dari pembelajaran bagi siswa agar lebih beremphaty pada orang lain dan pemberdayaan, karena saat ini angkot sudah mulai sepi peminat mengingat sudah banyak moda transportasi lain.

Sampai di lokasi, para siswa belajar bersama tentang pengolahan susu sapi dipabrik dan rumah pengolahan susu yang langsung diambil dari kandang sapi perah. dilanjutkan dengan proses pemanfaatan susu sapi untuk pembuatan Ice Cream dan Proses Pasteurisasi susu.

Tidak hanya melihat, para siswa juga diberikan kesempatan untuk praktek secara langsung dengan memerah susu sapi dikandang dan menyaksikan secara langsung penjelasan dari pengelola WESB tentang pemanfaat susu sapi sehingga olahan yang siap diproduksi dan dijual.

Mengingat kegiatan dilaksanakan pada hari Jum'at, para siswa istirahat dan melaksanakan sholat Jumat dilokasi kegiatan dengan Imam, Bahrul Ulum dan Khotib, Almer siswa SMA Surya Buana Malang kelas XI.

Setelah Istirahat, siswa-siswi membuat resume dengan mengisi tugas yang sudah disiapkan oleh bapak dan ibu guru dalam aplikasi HP. siswa-siswi langsung mengerjakan di lokasi dan dilanjut dengan reflekasi sekaligus penguatan materi selama kegiatan study visual. 

Diakhir kegiatan kepala sekolah dan pengelola saling bertukar cinderamata baik dari pengelola WESB kepada SMA Surya Buana Malang maupun dari SMA Surya Buana kepada penglola WESB kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai pertanda bahwa kegiatan-kegiatan sudah diakhiri dengan penuh khidmat dan penuh manfaat.

Rabu, 09 November 2022

Hari Pahlawan, Pahlawanku Teladanku

Apel Pagi dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan sejumlah guru, karyawan, Mahasiswa Asistensi Mengajar dan siswa SMA Surya Buana Malang di laksanakan Kamis (10/11/2022). Petugas Apel Hari Pahlawan 2022 kelas XII dengan Ahmad Zain Fuad,S.Si.,S.Pd.,M.Pd. sebagai pembina. 

Zain Fuad, kepala sekolah SMA Surya Buana Malang memberikan nasihat kepada peserta apel agar mengingat jasa-jasa para pahlawan sekaligus mentauladaninya. mentalaudani tidak harus dengan cara berperang, tapi dengan mengisi kemerdekaan dengan senantisa mengingat nikmat yang Allah swt. anugrahkan kepada bangsa Indonesia melalui perjuangan 10 November 1945.

"Kita sebagai rakyat yang saat ini menikmati kemerdekaan dengan sebebas-bebasnya, beribadah dan melaksanakan kegiatan bisa dilakukan dengan aman dan nyaman. termasuk apel pada hari ini." terang Zain Fuad.

Hal penting dalam peristiwa 10 november 1945 yang harus diingat adalah bahwa peran ulama dalam pembebasan dari penjajahan tentara sekutu sangatlah penting, dimana saat itu, bung karno selaku presidin republik Indonesia khawatir dengan kedatangan tentara sekutu yang memiliki persenajataan canggih dan lengkap, strategi perang yang mumpuni, apalagi dengan kekuatan sukutu yang begitu besar sampai bisa mengalahkan tentara jepang tentu akan menyulitkan bangsa Indonesia jika menghadapinya.

berawal dari inisiatif jendral Panglima Sudirman agar presiden sukarno bershilaturohim ke KH. Hasyim Asy'ari dan meminta pendapat terkait dengan fatwa jihad bagi umat Islam Indonesia untuk melawan tentara sekutu dan mempertahankan Republik Indonesia dari serangan sekutu.

Melalui perwakilanya, bung karno berharap agar KH. Hasyim Asy'ari selaku ulama yang paling disegani para Ulama dan Umat Islam di Indonesia memanggil KH. Wahab Hasbullah agar mengumpulkan para ulama se jawa-bali untuk memikirkan dan memberikan solusi permasalahan yang terjadi di Indonesia, yakni dengan adanya serangan dari sekutu, maka pada tanggal 21 Oktober para kyai sepakat untuk membuat fatwa Jihad bagi seuluruh Umat Islam. maka pada tanggal 22 Oktober dibuatlah kesepakatan resmi berupa Fatwa jihad, atau dikenal dengan Resolusi Jihad NU.

Tiga hari Setelah Resoslusi Jihad selesai ditulis dan diedarkan pada seluruh rakyat Indonesia. tentara sekutu mendarat surabaya dengan membawa peralatan tempur lengkap, sedangkan arek-arek surabaya hanya membawa senjata seadanya, arek-arek surabaya tidak gentar, bahkan melakukan perlawanan dengan sengit sampai pemimpin perang tentara sekutu Jendral Wallabi dan penggantinya Mayor Jenderal R.C. Mansergh meninggal, hal ini membuat tentra sekutu mundur dan tidak melanjutkan peperangan. 

Semangat juang arek-arek surabaya dalam mempertahankan NKRI selain peran 'ulama yang begitu penting, peran bung tomo dalam memotivasi perjuangan arek-arek Surabaya jga memberikan pengaruh besar sehingga seluruh warga Surabaya berbondong-bondong memperjuangkan kemerdekaan sampai detik tarkhir.

"Dari kisah peristiwa 10 November 1945 mampu memicu semangat para guru, karyawan dan siswa agar lebih sungguh-sungguh dalam mengabdi dan berkontribusi pada negeri dengan cara belajar dan mengajar lebih giat, merubah diri dimulai dari diri sendiri, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat, insyaallah perubahanpun menuju kebaikan akan berimbas pada negeri. sebagaimana yang dilakukan oleh pahlawan-pahlawan dulu, maka jadikan para pahlawan itu sebagai tauldan. pahlawanku teladanku". Tegas Zain Fuad, selaku pembina apel.

Akhir Kegiatan apel Peringatan Hari Pahlawan, Kepala Sekolah memberikan penghargaan kepada para siswa yang berprestasi tingkat nasional dan internasional dan Sebelum pelaksanaan Apel, bapak dan ibu guru serta karyawan SMA Surya Buana melaksanakan kegiatan panembromo yang dipimpin oleh Drs. Sukri dengan judul Panembrama Hari Pahlawan.

PKKS : Mewujudkan Sekolah Berkualitas

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) yang dilaksanakan oleh pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di SMA Surya Buana Malang pada Rabu (9/11/2022) terlaksana dengan baik. Penilai Kepala Sekolah di SMA Surya Buana Ibu Dr. Dra.Dyah Mawarti Hestiningsih,MM. dan Ibu Dra. Sri Kaeni,M.Pd.

SMA Surya Buana Malang menjadi jujukan pertama penilaian sekolah swasta di kota Malang, dengan kesiapan yang matang kepala sekolah bersama bapak dan ibu guru menyambut dan mampu menjawab berbagai pertanyaan dari tim penilai Dinas Pendidikan Provonsi Jawa Timur. tidak hanya tanya jawab, dalam penilaian kinerja kepala sekolah ini juga disertai bukti-bukti nyata pelaksanaan program yang sudah ditulis dalam intrument penilaian.

"Penilaian kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dimulai tahun 2018 dan sampai saat ini berlangsung dengan berbagai penyempurnaan-penyempurnaan, termasuk pada tahun ini, pelaksanaan penilaian tidak hanya sekolah-sekolah negeri, tapi juga sekolah-sekolah swasta". Ujar Bu Mawar.

Menjadikan sekolah bermutu adalah cita-cita semua sekolah agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, demi meujudkan pendidikan yang berkualitas maka pemerintah provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan penilaian kepala sekolah. Jika kepala sekolah mampu memenuhi berbagai ketentuan yang sudah ditentukan oleh pemerintah, sekolah akan mengalami peningkatan baik dari segi manajerial, pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, supervisi yang berkualitas serta kompetensi kewirausahaan.

Bu Kaeni menambahkan, saat ini sekolah mulai berbenah dan menyesuaikan perkembangan zaman, termasuk dalam hal manajerial sebagaimana penilaian yang dilakukan dalam PKKS. pengawas melaksanakan kegiatan ini selaian amanah dari pimpinan, kegiatan ini menjadi bahan evaluasi bagi pengawas dan pemerintah terhadap sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan dari pemerintah, BOS dan BPOPP. harapanya dengan bantuan-bantuan yang diberikan akan memberikan manfaat bagi sekolah.

Dasar pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah adalah Permendiknas No. 35/2010, kegiatan yang dilakukan untuk menunjukkan proses dan hasil kerja yang dicapai Kepala Sekolah baik kualitas maupun kuantitas, ketepatan waktu kerja dan sebagainya. yang sebelumnya Dasar Hukum pelaksanaan PKKS Permendiknas No. 13 Tahun 2007 dan Permendiknas No. 28 Tahun 2010. Tujuan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah sejatinya memberikan informasi akurat kepada pihak yang terkait tentang tingkat kinerja kepala sekolah berdasar standar kompetensi dan tupoksi sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku.

Ad Placement