Anakku, Belajarlah Memilih Sabar
Anakku…
Dalam hidup ini, Allah SWT akan memberimu banyak keadaan yang tidak selalu bisa engkau pilih.
Ada saatnya engkau bahagia, ada saatnya kecewa.
Ada yang berjalan sesuai harapan, ada pula yang berakhir di luar dugaan.
Bahkan terkadang engkau melakukan kesalahan. Karena lupa, teledor, kurang hati-hati, atau karena sesuatu yang memang berada di luar kendalimu.
Jangan terlalu larut menyalahkan diri sendiri.
Jangan pula tergesa-gesa menyalahkan orang lain.
Sebab setiap peristiwa memiliki rentetan sebab dan akibat. Dan di balik semua itu, ada kehendak Allah yang sedang mengajarkan sesuatu kepada kita.
Anakku…
Ketika kesalahan terjadi, Allah memberimu pilihan:
Apakah engkau akan marah atau bersabar?
Apakah engkau akan tergesa-gesa atau menenangkan diri?
Apakah engkau akan mencari siapa yang harus disalahkan, atau belajar memperbaiki keadaan?
Di situlah kedewasaanmu sedang diuji.
Ketahuilah, Nak…
Ujian tidak selalu tentang apa yang terjadi kepada kita, tetapi tentang bagaimana kita menyikapi apa yang terjadi.
Sebab manusia memang tidak akan pernah luput dari kesalahan. Yang membedakan adalah bagaimana ia belajar dari kesalahan itu.
Maka jika suatu hari engkau berbuat salah, akuilah.
Jika engkau keliru, perbaikilah.
Jika engkau kecewa, bersabarlah.
Jika engkau marah, tahanlah lisan dan tindakanmu.
Jangan mengambil keputusan ketika hatimu sedang dikuasai amarah.
Berikan dirimu waktu untuk diam, berpikir, lalu bertindak dengan hikmah.
Karena bisa jadi, sesuatu yang hari ini engkau anggap sebagai musibah, kelak justru menjadi jalan yang membuatmu lebih dekat kepada Allah.
Anakku, hidup bukan tentang menghindari semua kesalahan dan ujian. Tetapi tentang belajar menjadi lebih baik setiap kali Allah mempertemukan kita dengannya.
=====>
Bijak mengasuh, dengan hikmah.
Tumbuh bersama dalam kebaikan.
Parenting BilHikmah
Dari hati orang tua, untuk tumbuhnya generasi yang shalih dan bijaksana.
