Silaturahmi Tiga Tahunan Bani Musthofa: Merajut Ikatan Keluarga, Mengamalkan Sunnah Nabi - kangzainfuad.com

Selasa, 30 Desember 2025

Silaturahmi Tiga Tahunan Bani Musthofa: Merajut Ikatan Keluarga, Mengamalkan Sunnah Nabi

Keluarga besar Bani Abdurrahman bin KH. Musthofa dalam sesi foto Sub Bani, Ahad, 28/12/2025
LAMONGAN – Keluarga besar Bani Musthofa Lamongan kembali menyelenggarakan acara silaturahmi rutin tiga tahunan dengan penuh khidmat dan kehangatan. Bertempat di Pondok Pesantren Darul Ma'arif, Payaman, Solokuro, Lamongan, Jawa Timur pada Ahad, 28 Desember 2025, acara ini berhasil menyatukan ratusan anggota keluarga dari berbagai daerah dan lintas generasi.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyambung kembali tali silaturahmi (shilaturrahim), mempererat ikatan kekerabatan, dan saling mengenal di antara sanak saudara yang mungkin terpisah jarak dan waktu. Acara yang dikelola oleh kepanitiaan dari Forum Keluarga Bani Musthofa (FOKUS BAMUS) ini bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan bentuk pengamalan nyata dari Sunnah Rasulullah SAW.

"Acara seperti ini menjadi motivasi dan pembelajaran berharga bagi generasi muda Bani Musthofa. Di sini mereka melihat langsung betapa pentingnya menjaga hubungan keluarga, yang merupakan perintah agama," ujar Cak Ismail bin KH. Nur Ali, Ketua FOKUS BAMUS.

Landasan Agung dalam Al-Qur'an dan Hadits

Keutamaan menjaga silaturahmi memiliki pondasi yang kuat dalam ajaran Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

"Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu." (QS. An-Nisa': 1).

Rasulullah SAW juga sangat menganjurkan umatnya untuk senantiasa menyambung tali silaturahmi. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

"Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."

Hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim menegaskan, "Silaturahmi itu tergantung di ‘Arsy (Singgasana Allah), ia berkata, 'Siapa yang menyambungku, maka Allah akan menyambungnya. Dan siapa yang memutuskanku, maka Allah akan memutuskannya'."

Warisan Khidmah dan Peran di Masyarakat

Bani Musthofa sendiri merupakan keluarga besar yang dikenal dengan kiprah dan khidmahnya di bidang pendidikan Islam dan pengabdian masyarakat. Kakek moyang mereka, Mbah Musthofa, adalah seorang tokoh panutan dan pendiri pesantren di wilayah pantura Lamongan. Semangat ini diwariskan secara turun-temurun, di mana banyak putra-putri dan cucu-cucu beliau yang berperan sebagai kyai, pengasuh pesantren, pendidik, dan aktif di berbagai lembaga keislaman.

Meski hidup dalam lingkungan masyarakat yang heterogen, keturunan Bani Musthofa umumnya memiliki peran signifikan dalam memimpin, membina, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitarnya. Hal ini tak lepas dari warisan nilai-nilai luhur, tafaqquh fiddin (mendalami agama), dan semangat menyambung tali persaudaraan yang selalu dijaga.

Acara silaturahmi tiga tahunan ini, dengan demikian, bukan hanya sekadar kumpul-keluarga biasa. Ia adalah manifestasi dari nilai-nilai keislaman, sarana mentransfer nilai kepada generasi penerus, sekaligus pengikat simpul-simpul kekerabatan yang dijanjikan keberkahan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Melalui acara ini, keluarga besar Bani Musthofa terus menghidupkan sunnah Nabi dan menjaga warisan ukhuwah yang menjadi pilar kekuatan mereka.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda