kangzainfuad.com

Kamis, 20 Mei 2021

Menikmati Perjalanan dengan Rasa Cinta


Menikmati Perjalanan dengan Rasa Cinta

Anaku, alhamdulillah pagi ini kita bersama bisa menikmati perjalanan dari shilaturohim ke sanak-saudara-teman. Indahnya suasana pagi insyaallah akan tetap engkau ingat.

Pagi menjelang adzan subuh berkumandang kita berangkat dan sholat berjama'ah di Mushalla dekat tol Manyar Gresik. sebelum melanjutkan perjalanan, kita menikmati hangatnya Kopi, wedang jeruk dan Tahu solek khas petis Gresik.

Saat di perjalanan, engkau bersama kakakmu tak pernah absen "menghitung" jumlah truk yg lalu lalang dan asyik menyebutkan warnanya, disini ada pelajaran bagimu agar engkau pandai berhitung dan mengenal macam-macam truk yang selama ini engkau hanya mengenal truk besar dari buku-buku gambar dan youtube.

Anakku, Insyaallah engkau tak akan melupakan momen yg indah, dimana Truk-truk yang engkau "cintai" berjajar rapi, para sopir sedang berduduk santai seakan melepas lelah walau mentari pagi masih tampak remang-remang. 

Semoga rasa cintamu terhadap sesuatu membuat engkau semakin semangat untuk belajar dan belajar mendalami apa yang ingin engkau ketahui. Rasa ingin tahu dan kerja kerasmu untuk meraih sesuatu akan mampu engkau nikmati jika disertai dengan rasa cinta. 

Selasa, 11 Mei 2021

Perbedaan dalam kebersamaan



Perbedaan dalam kebersamaan

Ayah, kenapa orang-orang membawa makanan masing-masing. ada yang membawa kerupuk saja, Nasi saja, lauk-pauk, minuman, dst. tidak membawa kotak nasi yg berisi lengkap sebagaimana biasa, kan ibu-ibu pasti bisa buat sendiri atau membeli hanya beberapa kotak nasi.

Anakku, disini kita mulai membiasakan adanya kebersamaan.

walau hanya membawa krupuk saja, nasi saja, sebagaimana yang kakak ketahui. kakak bisa lihat, akhirnya menu makanan menjadi banyak dan lengkap jika disajikan dalam satu tempat, karena saling melengkapi.

inilah yang dinamakan kebersamaan dan keberkahan kak, dengan cara seperti ini. kakak bisa melihat dan menikmati senangnya kebersamaan. insyaallah semua saling menikmati masakan yang dibawa sekaligus milik ibu-ibu yang lain, inilah yang dinamakan keberkahan.

Dalam kehidupan, engkaupun akan mendapati banyak perbedaan dalam setiap orang, kemampuan dan cara menyelesaikan sebuah permasalahan.

jika perbedaan dan kemampuan setiap orang itu mampu engkau satukan sebagaimana satu piring makanan dengan macam-macam lauk-pauknya, maka engkau akan merasakan nikmatnya perbedaan dalam kebersamaan.

kecuali orang yang sakit, ia akan sulit menerima dan merasakan nikmatnya perbedaan dalam kebersamaan, meskipun "menu makanan" yg disajikan penuh dengan kelezatan.

Wallahu A'lam.

Kamis, 06 Mei 2021

Akhir Perjuangan

 


Akhir Perjuangan

Alhamdulillah, setelah "cindil" kelinci ditinggal mati induknya kondisinya tetap baik, bulu-bulu halusnya mulai tumbuh. kak luthfi  beserta teman-temanya bersabar menunggu sampai mata anakan kelinci itu terbuka.

Usaha yang dilakukan, tetap istiqomah mengemban Amanah dengan memberikan susu, merawat kebersihan "sarang" nya dan ditempatkan ditempat yang aman dari pemangsa. 

Tiba-tiba, Pagi menjelang subuh..

Ayah, anakan kelinci-kelincinya banyak yang mati yah. dimakan semut, banyak semutnya. padahal sudah kita jaga dan kita jauhkan dari pemangsa utamanya, Ular dan kucing. dan DOT nya sudah kita belikan!!. (sedih).

Innalillaahi wa innaa ilayhi rooji'uun.

Tidak apa-apa nak, usaha yang kita lakukan insyaallah sudah maksimal. mulai dari perawatanya, penempatanya dan penjagaanya. tapi Allah swt. masih berhendak lain nak.

Siapa sangka, semut yg selama ini "besahabat" dengan kita kini menjadi "musuh" saat ada makanan yg bisa dimangsa. walau ini jenis semut lain yang lebih besar tidak biasa dirumah kita.

Anakku, apa yang dialami oleh anakan kelinci itu bisa terjadi pada DIRI kita, bahkan akan lebih berbahaya dari semut yang memangsa kelinci itu sampai mati, NAFSU.

Kadang, kita sudah merawat dan menjaga DIRI kita dengan memperbanyak amal sholih. 

Tapi setiap saat kita masih saja melakukan maksiat dan dosa. ini karena kelengahan kita dalam menghadapi musuh dalam DIRI kita, NAFSU.

Syaithan bisa setiap saat membahayakan kita, NAFSU akan lebih membahayakan DIR kita. jika NAFSU sudah memangsamu, akan mampu Mematikan Hatimu. sehingga engkau akan Malas melakukan kebaikan-kebaikan, Sulit menikmati nikmatnya Ibadah. sebagaimana semut-semut yang memangsa cindil bayi kelinci itu.

Paling tidak, upayamu menjalankan Amanah dari Allah swt. merawat dan menjaga anakan kelinci ini sudah maksimal. walau berakhir dengan duka.

Semoga Allah swt. menerima Amal Ibadah perjuanganmu, kita semua diselamatkan dari tipu daya NAFSU dan mampu menghadapi tantangan demi tantangan di dunia ini serta kembali kepada Allah swt dalam keadaan Husnul Khotimah. Amiin.

اللهم سلمنا من آفة الدنيا وعذاب الآخرة و من فتنتهما انك على كل شئ قدير

#hikmahramadan 

#washoyaaba

Selasa, 04 Mei 2021

Kekasih Sejati

 


Kekasih Sejati

Ayah...kelinci yang jantan datang yah.. kasihan yah, sepertinya dia sedih sekali ditinggal mati pasanganya.

(tiba-tiba kelinci jantan, termasuk ayah dari 7 jabang bayi kelinci yang awalnya ada di kandang berusaha datang, mendekat dan menyaksikan prosesi penguburan, bahkan ia berusaha masuk ke liang lahat).

(melihat kejadian ini, sempat menghentikan prosesi pemakaman kelinci yang mati, dan membuat anak-anak/teman kak luthfi yang menyaksikan kejadian ini terharu dan kasihan)

Yah nak, kasihan sekali. ia terlihat sangat bersedih. ternyata, hewan yang tidak memiliki akal sebagaimana manusia masih memiliki rasa empati dan cinta kasih pada kekasih. walau akhirnya ia meninggalkan kekasihnya saat kita menguburnya.

Anakku, jika engkau menyaksikan kejadian ini. hal semacam inipun kelak akan terjadi pada kita.

Diantara kita, pasti akan mengalami apa yang dialami kelinci betina itu. tidak ada kekasih sejati di dunia ini, semua pasti akan pergi menjauhi kita. meninggalkan kita dalam kesendirian di alam kubur.

Kekasih sejati akan setia menemani sampai ia sudah kembali pada-Nya, menemani kita di alam kubur.

Anakku, kekasih sejati yang sesungguhnya adalah Amal Sholih. ia akan menemanimu saat engkau di alam kubur bahkan Membantu menyelamatkanmu saat engkau mengalami kesulitan di alam kubur,  mengantarkanmu bersua dengan Allah swt di Surga-Nya.

#kalamhikmah 

#ramadhan 

#washoyaaba 

Senin, 03 Mei 2021

Kematian

 


Kematian
.
Ayah...Kelincinya mati ya.. kasihan anaknya yah, baru kemarin dilahirkan sudah di tinggal mati induknya. padahal kemarin masih sehat, kita kasih makan, malamnya kita lihat juga masih sehat, tapi pagi habis mengaji shubuh kita lihat sudah kaku, mati.
.
Ayah... kasihan yah...
.
Innaalillaahi Wa Innaa Ilayhi roji'uun.
.
Anakku, benar nak, kasihan jabang bayi kelinci ini, tapi bagaimana lagi kak? semua milik Allah swt. dan kembali kepada Allah swt termasuk kelinci ini.
.
Kematian, tidak memandang ia sehat atau sakit. jika Allah swt sudah menetapkan ketentuan-Nya. maka tiada yang mampu mencegahnya.
.
Kita sebagai manusia, hanya bisa berdo'a dan menjalani apa yang sudah ditentukan-Nya. mungkin ini ujian bagi kita juga agar lebih amanah dan setelah ini kita diberi amanah untuk merawat "Cindil" jabang bayi kelinci ini.
.

semoga kita diberikan kemampuan merawatnya, dikarunia kesabaran dalam membesarkanya walau ini sulit, dan ini akan menjadi pelajaran kepada kita agar tidak berlebihan dalam mencintai ciptaan-Nya.
.
Cukup Allah swt dan Rasul-Nya yang kita cintai dan gantungkan hati kita, jika ini kita mampu istiqomah mempertahankan rasa cinta itu, insyaallah kita akan diberi karunia ketenangan dalam menghadapi segala ketetapan-Nya.
.
#hari
#dukacita
#hikmahramadhan
#katakatacinta


Minggu, 18 April 2021

Mengenal Syaikh Ibnu 'Athoillah: Pengantar Ngaos Kitab Tajul 'Arus

 


Pengantar

Pengarang kitab Tajul ‘Arus adalah Syaikah Imam Tajuddin (makhkota agama), Tarjumanul Arifin (Waliyullah), Abu Fadl Ahmad bin Muhammad Bin Abdul Karim Bin Abdur Rahman Bin Abdullah Bin Ahmad Bin ‘Isa Bin Alhusain Bin ‘Athoillah, Nenek moyang beliau dari bangsa Judam, Bermadhhab Imam Malik dalam bidang fiqh, Kota Iskandariyah tempat kelahiran beliau, Qorofi tempat beliau diziarohi, beliau seorang sufi yang sangat masyhur, berthoriqat syadziliyah, Ibnu Atha’illah dikenal sebagai sosok yang dikagumi dan bersih, beliau wafat pada tahun 709 H, keterangan ini sebagaimana yang disampaikan oleh Syaikh Zaruq. 

Dalam Kitab Ad-Dibajil Madzhab disebutkan, bahwa Syaikh Ibnu ‘Athoillah menguasai berbagai bidang ilmu, diantaranya Ilmu Tafsir, Hadits, Fiqh, Nahwu, Ushul dan bidang lainya. Ibnu ‘Athoilah menjadi panutan bagi banyak orang yang meniti jalan menuju Tuhan. Menjadi teladan bagi orang-orang yang ikhlas, dan imam bagi para juru nasihat. Semoga kita semua mendapatkan manfaat dari hamba Allah yang luar bisa ini, dan mampu mengikuti jalan (thoriqah) yang beliau tempuh.

Ibnu Atho’illah menceritakan dalam kitabnya “Lathoiful Minan”: Syaikh Al-Mursi menyampaikan kepadaku “ menetaplah (bergurulah/Mondoklah), demi Allah jika engkau menetap  disini  (mondok/Berguru pada Syaikh Abul Abbas Al-Mursi) engkau akan menjafi mufti dua madzhab, yakni Madzhab Ahli Syari’ah (Ilmu Dhohir) dan Madzhab Ahli Haqiqat (Ahli Ilmu Bathin). Syaikh Abul ‘Abbas Al-Mursi juga menyampaikan, “Demi Allah, kelak engkau akan menjadi orang besar, Demi Allah, kelak engkau akan menjadi orang besar”, apa yang disampaikan oleh guru beliau ini benar-benar terjadi.

Kitab-Kitab yang dikarang oleh Ibnu ‘Athoillah dalam kitab Tajul ‘Arus disebutkan ada 5 :  Lathoiful minan,  Al-Tanwir fi Isqath al-Tadbir,Tajul 'Arus, ‘Unwan at-Taufiq fi’dab al-Thariq, Miftah al-Falah dan al-Qaul al-Mujarrad fil al-Ism al-Mufrad.

Adapun Inti dari pembahasan kitab Tajul ‘Arus : Ahwal dan Maqamat, Adzwaq dan Munazalat, Tahapan-tahapan bagi pemula dalam menggapai jalan orang-orang ma’rifat (‘Arifin), dan masih banyak lagi berbagai macam pembahasanya agar menggapai kemulyaan. (Azf)

Jumat, 16 April 2021

Rembulan

 

Rembulan

Anakku, Alhamdulillah. malam ini langit terlihat "cerah" dan engkau  sangat terkagum memandang indahnya cahaya rembulan yang menerangi kegelapan malam.

Anakku, indahnya cahaya rembulan yang engkau lihat dan engkau berkeyakinan bahwa rembulan bisa mengeluarkan cahaya tidak selamanya benar.

Rembulan sebenarnya tidaklah bercahaya, ia hanya benda padat di langit yang mengitari bumi, Cahaya yg engkau lihat itu bukan cahaya bula melainkan sinar matahari yang menyorot rembulan sehingga mengeluarkan pantulan cahaya.

Anakku, jika rembulan itu ibarat dirimu yg tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan tapi engkau tetap berusaha agar menjadi insan yg bermanfaat. maka carilah guru yang mampu mencerahkan hati dan pikiranmu agar mampu mendapatkan keberkahan.

Guru ibarat matahari, ia akan menyinari santrinya dengan berbagai ilmu pengetahuan yg diberikan padamu. 

Dari ilmu yang diberikan guru padamu itulah yang akan membuat dirimu bercahaya jika ilmu dari gurumu engkau amalkan. cahaya itu akan menerangi lingkungan sekitarmu jika ilmu dari gurumu itu engkau ajarkan.

(Washoya)

Senin, 12 April 2021

Batu Nisan



Ayah, adik menghilang?

"Sudah kakak dan bunda cari tapi tidak ada".

"Maaf kak, ayah harus mengantar dan mendampingi kakak-kakak pondok belajar diluar kota (Rihlah)".

"Bagaimana mungkin adik bisa menghilang, hampir setiap saat kita mengunjungi adik, bagaimana mungkin orang-orang tega mengubur adik dan menghilangkan jejak, apa mereka tega? tidak melahirkan, tidak ikut merawat dan tidak ikut merasakan kepedihan bagaimana perasaan  orang tua yg ditinggal buah hatinya yg masih belia!, tiba-tiba menghilangkan jejak perjuangan orang tua yg ingin selalu ia kenang dan doakan, walau sang pencipta mengambilnya lebih awal".

sekelumit perasaan dan pikiran menghantui pikiran, sampai dalam tidur lelapun (karena lelah) pikiran-pikiran itu masuk dalam mimpi, Bahkan si kecil yg telah tiada itu hadir "berisyarat" minta dirawat dan diperbaiki kembali makamnya.

malam ini memang tidak seperti biasa, tidur lelap tidak membuat perasaan tenang. akhirnya bangun malam lebih awal dan bermunajat menjadi solusi, seraya berdoa agar esok diberikan kemudahan dalam pencarian, dipertemukan kembali dengan makam buah hati yg telah terkubur,hilang.

Alhamdulillah, diterik mentari pagi setelah mengajar para santri mengaji, pencarianpun dilakukan. suara bising mesin berat tak menjadi kendala dan dengan sabar menggali informasi pada para pekerja proyek dimanakah keberadaan kuburan2 yg telah hilang.

Dengan memohon izin pekerja proyek. penggalianpun dilakukan, hanya mengandalkan insting seorang ayah yg merindukan buah hatinya, beberapa titik digali. alhamdulillah akhirnya ditemukan, lega.

Berbeda boleh, setiap orang memiliki keyakinan dan aqidah yg dipegang teguh.

Mungkin bagi orang lain menganggap makam hanyalah makam, sebuah batu nisan dan unggukan tanah yg tiada membawa arti.



Tapi, bagi orang lain.

"NISAN"  adalah pertanda "PENGINGAT" bagi yang bernyawa agar kelak ia tetap waspada karena suatu saat pasti akan tiada.

"NISAN" menjadi pengingat bagi para PELUPA akan perjuangan orang-orang yang telah tiada dan Peneguh hati bagi yang pernah mengalami duka.

Selamat menyambut bulan mulia, Bulan Penuh berkah, Ramadlan. Mohon maaf lahir bathin.🙏

Minggu, 04 April 2021

Jihad

 


Jihad

Anakku, Allah swt menciptakan segala sesuatu pasti ada hikmah dibalik penciptaan-Nya. Apapun itu, walau itu bagi orang kebanyakan adalah sebuah keburukan.

Namun, tidak semua manusia diberikan anugrah bisa mengambil hikmah dari hal seburuk apapun itu yg dilihat atau dialaminya.

Termasuk Wabah Corona yang melanda negeri ini, walau sudah satu tahun berlalu sampai saat ini masyarakat belum bisa bebas sebebasnya melakukan aktifitas.

Banyak yang santai tanpa beban menghadapinya, namun masih ada yang hatinya khawatir dan waspada.

Kita sebagai warga negara yang baik, tetap berusaha mematuhi ketentuan pemerintah, bersabar menghadapi apa yang Allah swt. tentukan kepada kita, bersungguh-sungguh (jihad) dalam menjaga hati agar tetap istiqomah tabah dalam menerima apa yang dikehendaki oleh Allah swt. dengan melakukan kebaikan-kekabaikan pada orang lain serta meringankan beban bagi yang mengalami kesulitan.

 ماترك من الجهل شيئا من اراد أن يحدث فى الوقت غير ماظهر الله فيه 

(الحكم)

#washoyaaba 


Jumat, 02 April 2021

Pengorbanan: Anak Tangga Kehidupan

 


Anakku, saat engkau masih belum genap 1 tahun. engkau masih belum memahami apa guna mainan didepan sekolahmu. tapi rasa ketertarikanmu yang luar biasa akan mainan itu membuat engkau berusaha menaikinya dengan meronta-ronta agar ayah menuntunmu.

seiring berjalannya waktu, genap usiamu 2 tahun, kini engkau sudah lihai menaiki mainan itu, anak tangga yang berjajar engkau lalui dengan mudah. setapak demi setapak akhirnya engkau mencapai puncak dan finish diakhir permainan.

Rasa takutmu seakan hilang, keraguanmu dalam melanggkahkan kaki tidak tampak diraut wajahmu. ringikan minta tolong bahkan tak terdengar lagi.

Langkah kakimu mantab menatap kedepan, tak pernah menoleh kebelakang dan arah bawah. ini menunjukkan rasa percaya diri dan tidak takut terjatuh dan gagal.

Anakku, begitupun proses kehidupanmu kelak. setiap langkah kakimu ada "anak-anak tangga" yang harus engkau lalui. anak tangga itu berupa masalah dan pengorbanan.

Jika setiap anak tangga itu mampu engkau lalui dengan penuh keyakinan, percaya diri dan  ikhlas berkorban untuk meraih Ridlo-Nya.

Insyaallah keberkahan hidup akan engkau dapatkan.

Ad Placement