Kamis, 28 Mei 2020
BAHAYANYA ILMU #3
Ayyuhal Walad #3
Imam Ghazali berpesan kepada santri beliau;
Wahai Anakku, memberi nasihat itu mudah, yang sulit adalah
orang yang menerimanya. Karena sesungguhnya orang yang suka mengikuti hawa
nafsu akan sulit menerima nasihat. Apalagi isi dari nasehat itu perkara yang
disenangi hatinya. Terlebih bagi orang yang mencari ilmu tapi tujuanya untuk
mencari gelar dhohir (duniawi)., untuk kepuasan nafsu (hanya sekedar untuk
pengetahuan tanpa diamalkan) serta mencari ilmu hanya kepentingan duniawi
(gelar, pangkat dan jabatan).
Sesungguhnya mereka menyangka bahwa ilmu tanpa diamalkan akan
memberikan keselamatan dan kesuksesanya. ia meyakini bahwa ilmu itu tidak butuh untuk
diamalkan, keyakinan semacam ini adalah pendapat para ahli filsafat.
Maha suci Allah yang Maha Agung!
Ia tidak mengetahui, sesungguhnya Ketika ia memperoleh sebuah
ilmu tanpa diamalkan, hal ini akan menjadi alasan (hujjah) yang kuat yang
sangat membahayakan bagi dirinya sendiri. Sebagaimana Sabda Rasulullah saw.:
“Manusia yang paling pedih siksanya dihari kiamat adalah
orang yang ‘alim tapi Allah swt tidak menganugrahi ia ilmu yang bermanfaat dari
ilmu yang ia peroleh”.(azf)
Rabu, 27 Mei 2020
TANDA-TANDA JAUHNYA RAHMAT ALLAH SWT. #2
Wahai anakku, diantara Nasihat Rasulullah saw kepada Umatnya, Beliau bersabda :
“Tanda-tanda jauhnya Rahmat Allah swt. dari hamba-Nya adalah Sibuknya Hamba tersebut pada sesuatu yang tidak membawa manfaat baginya. Dan jika ada orang yang kehilangan waktu dari umurnya untuk sesuatu selain beribadah kepada Allah swt., maka orang tersebut akan menyesal selama hidupnya. Dan jika seseorang yang usianya sudah lebih dari 40 (empat puluh) tahun namun amal kebaikanya tidak mampu mengalahkan atas amal keburukanya (amal buruknya lebih dominan dalam sisa hidupnya), maka seyognya orang tersebut bersiap-siap masuk kedalam neraka-Nya”. Dan dalam nasihat ini sudah cukup bagi orang ahli ilmu. (azf)
Selasa, 26 Mei 2020
SUMBER NASIHAT #1
Jumat, 22 Mei 2020
Khutbah Idul Fitri 1441 H: Merasa "Nikmat" Bersama Corona
Khutbah ke-2
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ، اللهُمَّ اجْعَلْ عِيدَنَا هَذَا سَعَادَةً وَتَلاَحُمًا، وَمَسَرَّةً وَتَرَاحُمًا، وَزِدْنَا فِيهِ طُمَأْنِينَةً وَأُلْفَةً، وَهَنَاءً وَمَحَبَّةً، وَأَعِدْهُ عَلَيْنَا بِالْخَيْرِ وَالرَّحَمَاتِ، وَالْيُمْنِ وَالْبَرَكَاتِ، اللهُمَّ اجْعَلِ الْمَوَدَّةَ شِيمَتَنَا، وَبَذْلَ الْخَيْرِ لِلنَّاسِ دَأْبَنَا، اللهُمَّ أَدِمِ السَّعَادَةَ عَلَى وَطَنِنَا، وَانْشُرِ الْبَهْجَةَ فِي بُيُوتِنَا، وَاحْفَظْنَا فِي أَهْلِينَا وَأَرْحَامِنَا، وَأَكْرِمْنَا بِكَرَمِكَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ، يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ. عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ، وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، عِيْدٌ سَعِيْدٌ وَكُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ
Selasa, 19 Mei 2020
JULI, SEKOLAH KEMBALI DIBUKA NORMAL
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem merencanakan sekolah akan segera kembali dibuka pada tahun ajaran baru di bulan Juli mendatang.
Keputusan ini dipastikan akan dilaksanakan dan tidak akan ada pengunduran tahun ajaran baru sekolah.
Padahal, jika melihat kondisi dilapangan, bahkan di daerah tertentu pandemi virus corona dan di Indonesia pada umumnya, belum menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus yang signifikan. Sehingga apabila kebijakan membuka kembali sekolah dan proses pembelajaran di kelas, maka perlu sejumlah hal yang perlu diperhatikan.
Epidemiolog dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD (Cand) Global Health Security CEPH Griffith University mengatakan dalam Kompas.com, pelaksanaan pola hidup baru dan pola kehidupan lainnya di berbagai sektor dan tingkatan selama pandemi Covid-19 harus mulai disosialisasikan.
Hal tersebut penting mengingat potensi besar bahwa pandemi ini akan berlangsung lama, bahkan cenderung menjadi endemik.
Dicky mengungkapkan, potensi penularan Covid-19 dapat terjadi baik pada orang dewasa muda dan anak-anak. Bahkan, hal ini dapat berakibat fatal atau kematian.
Adapun hal penting yg harus dilakukan oleh Guru, Karyawan atau warga sekolah, beliau memberikan panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru dan kerja baru di tengah pandemi yang saat ini terjadi.
Panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru :
1. Proses skrining kesehatan bagi guru dan karyawan sekolah
Karyawan dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, paru dan pembuluh darah, kehamilan, kanker, atau daya tahan tubuh lemah atau menurun, tidak disarankan untuk mengajar atau bekerja di sekolah.
Golongan-golongan tersebut dapat diberikan opsi work from home (WFH).
2. Skrining zona lokasi tempat tinggal
Melakukan identifikasi zona tempat tinggal guru dan karyawan. Jika tinggal di zona merah disarankan bekerja di lokasi sekolah dekat tempat tinggalnya.
3. Lakukan test Covid-19
Test disarankan dengan metode RT-PCR sesuai standar WHO.
Jika secara teknis terdapat keterbatasan biaya atau reagen maka dapat dilakukan opsi pooling test dengan jumlah sampel kurang dari 30.
4. Guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining diberi tanda
Bagi guru dan karyawan yang telah lolos tahapan skrining untuk Covid-19, maka dapat diberikan tanda.
5. Sosialisasi virtual
Seminggu sebelum kegiatan belajar mengajar diberlakukan, lakukan sosialisasi virtual pola baru ke orang tua, siswa, guru, dan staf sekolah.
6. Atur waktu kegiatan belajar mengajar
Waktu kegiatan belajar diatur agar tidak bersamaan dengan waktu padat lalu lintas dan dikurangi durasi di sekolah.
7. Data dan cek kondisi
Guru kelas terpilih wajib mendata dan cek kondisi siswa dan orang tua siswa secara virtual sebagai skrining awal.
Siswa atau orang tua siswa yang sakit diberikan keringanan tetap belajar di rumah hingga dokter menentukan sehat.
8. Posisi duduk
Pengaturan posisi duduk di ruang kelas dan ruang guru minimal berjarak 1,5 meter. Bila memungkinkan pakai pembatas plastik.
9. Guru tidak berpindah kelas
Guru kelas diupayakan tetap atau tidak berpindah kelas.
10. Menjaga jarak
Guru tetap menjaga jarak dari siswa dan tidak mobile.
11. Skrining harian
Skrining harian sebelum berangkat untuk guru, siswa dan karyawan lewat handphone.
Jika suhu di atas 38 derajat, batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selera makan atau keluhan lain, maka jangan ke sekolah.
Fasilitasi kontak puskesmas, klinik, atau RS terdekat.
12. Tidak berkumpul
Pengantar atau penjemput berhenti di lokasi yang ditentukan dan di luar lingkungan sekolah, serta dilarang menunggu atau berkumpul. Hanya berhenti, turunkan, kemudian pergi tinggalkan sekolah.
13. Skrining fisik
Di pintu masuk sekolah, lakukan skrining fisik untuk guru, siswa, atau karyawan yang meliputi suhu, harus bermasker kain dan tidak tampak sakit.
14. Penerapan aturan pola sekolah baru
Penerapan aturan pola sekolah baru yang mengadopsi upaya pencegahan Covid-19.
Aturan pola baru meliputi selalu wajib bermasker, pengaturan jarak, tidak menyentuh, membiasakan cuci tangan, penyediaan wastafel dan hand sanitizer pada beberapa lokasi sekolah.
Selain itu, tidak ada pedagang luar atau kantin dan siswa dapat membawa bekal sendiri dari rumah.
15. Informasi pencegahan corona
Pemasangan informasi pencegahan Covid seperti di gerbang sekolah dan kelas.
16. Disinfektan
Menjaga kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan disinfektan setiap hari
17. Tutup tempat bermain
Meniadakan atau menutup tempat bermain atau berkumpul
18. WFH bagi yang bepergian
Guru, karyawan atau siswa yang pulang bepergian ke luar kota dan luar negeri, diberi waktu WHF atau belajar dari rumah selama 14 hari
Dari beberpaa panduan ini dilaksanakan sebagai upaya yang harus dilakukan selama kondisi Indonesia belum benar-benar aman dari corona.
(kzf.com)
Rabu, 29 April 2020
Mutiara Ilmu : Ayyuhal Walad
(Pengantar)
![]() |
| Ngaji Online Kitab Ayyuhal walad |
Selasa, 21 Januari 2020
SINGA YANG LEMAH
Ahmad Zain Fuad
PERGURUAN SURYA BUANA DALAM MENYONGSONG ERA INDUSTRI 4.0
Selasa, 27 Agustus 2019
Kajian Kitab Kuning
Ringkasan Materi Kajian Kitab Kuning, Ta'limul Muta'alim disampaikan saat memberikan di SMA Surya Buana Malang







