kangzainfuad.com

Selasa, 12 Desember 2023

Menghilangkan Rasa Dengki dalam Diri

Illustrasi

Penyakit yang tampak (dhohir) misal sakit kepala, sakit gigi, dan lain sebagaianya seringkali menjadi perhatian utama bagi setiap orang, karena rasa sakit yang dialami bisa dirasakan secara langsung. sedangkan penyakit bathin yang sesunggunya lebih berbahaya dari penyakit dhohir, banyak yang mengaggap remeh dan membiarkanya sampai parah (merusak diri), karena bisa jadi mereka tidak sadar bahwa ia telah menderita penyakit yang merusak tubuhnya. salah satu penyakit itu adalah penyakit dengki atau iri hati (hasad).

Hasad yang ditimbulkan dari dalam hati mampu mengganggu kesehatan fisik (dhohir) seseorang, bahkan penyakit ini mampu merusak amal ibadah orang yang dengki dengan berkurangnya pahala dan pahalanya akan diberikan secara cuma-cuma kepada orang yang ia dengki.

Penyakit hasad ini timbul dari berbagai sebab, diantaranya berawal kurang rasa syukur terhadap rizki yang ia peroleh. padahal sejatinya rizki yang sudah Allah tentukan pada seseorang sudah ada ukuranya, dan ukuran itu tidak akan berlebih dan tidak akan berkurang sedikitpun. artinya, bahwa rizki yang Allah tentukan itu akan membawa kebaikan pada setiap  orang.

Misal seseorang diberikan rizki yang banyak kemudian menjadinya kaya, maka dengan kekayaan yang dimiliki jika disyukuri akan menjadikan ia semakin gemar bersedekah (dermawan) sehingga dengan hartanya itu membuatnya semakin medekatkan diri kepada Allah. jika seseorang diberikan rizki yang pas-pasan atau kurang sehingga ia dikenal menjadi orang miskin, bisa jadi dengan kemiskinan yang ia alami bisa membuat ia dekat dengan Allah swt atas kesabaranya dan lebih dicintai oleh Allah jika ia mampu merasakan kenikmatan atas ketetapan Allah swt. Sebagaimana Allah swt berfirman,


وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَكُمۡ خَلَٰٓئِفَ ٱلۡأَرۡضِ وَرَفَعَ بَعۡضَكُمۡ فَوۡقَ بَعۡضٖ دَرَجَٰتٖ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِي مَآ ءَاتَىٰكُمۡۗ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ ٱلۡعِقَابِ وَإِنَّهُۥ لَغَفُورٞ رَّحِيمُۢ

"Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-An’am, 06:165).


Masing-masing manusia memperoleh takdir yang berbeda dari Allah SWT, sebagian dari mereka diberikan kelebihan dari sebagian lainnya.


وَٱللَّهُ فَضَّلَ بَعۡضَكُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ فِي ٱلرِّزۡقِۚ فَمَا ٱلَّذِينَ فُضِّلُواْ بِرَآدِّي رِزۡقِهِمۡ عَلَىٰ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَهُمۡ فِيهِ سَوَآءٌۚ أَفَبِنِعۡمَةِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ


"Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezeki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?. (QS. Al-Nahl, 16:71).


Cara yang terbaik yang bisa dilakukan adalah menerima dengan ikhlas apa yang menjadi ketetapan Allah swt. Berapapun rizki yang diberikan Allah swt., disyukuri. kenikmatan sekecil apapun yang Allah swt anugrahkan, di nikmati. Dan sebesar apapun kepahitan yang dialami, disabari. InsyAllah akan meredam rasa dengki yang ada dalam diri sendiri. karena apa yang sudah Allah tetapkan itulah yang terbaik, sebagaimana firman Allah swt.


۞وَلَوۡ بَسَطَ ٱللَّهُ ٱلرِّزۡقَ لِعِبَادِهِۦ لَبَغَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَلَٰكِن يُنَزِّلُ بِقَدَرٖ مَّا يَشَآءُۚ إِنَّهُۥ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرُۢ بَصِيرٞ


"Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat. (QS. Al-Shura, 42:27).


Dengan meredamnya rasa dengki atau iri dalam diri insyaallah akan tampak dalam diri seseorang rasa bahagia, dengan orang lain selalu berfikir berpositif (husnud dhon), ramah dan akan bersabar dalam menghadapi situasi apapun, Allahu A'lam.

Jumat, 08 Desember 2023

Teknologi dan Adab

Di era seperti sekarang ini, Allah SWT telah memberikan banyak sekali kemudahan-kemudahan. Termasuk dalam mendapatkan ilmu pengetahuan, sangat mudah didapatkan oleh manusia.

Cukup berbekal HP, anak didik bisa berselancar bebas mendapatkan ilmu pengetahuan, apapun. Bahkan masalah ilmu matematika yang rumitpun mudah didapatkan, apalagi hanya masalah dalil dalam ilmu agama, cukup searching di internat, beres.

Saat ini, dengan teknologi kecerdasan buatan, artificial intelligence (AI). Anak didik akan sangat mudah menyelesaikan tugas-tugas disekolah, bahkan bisa jadi berbagai permasalahan kehidupan yang dihadapi manusia, kelak akan mudah dikerjakan oleh teknologi AI. 

Namun yang tidak bisa didapatkan dari semua itu, Adab. Adab tidak hanya tentang teori belaka, tapi bagaimana manusia bisa beradab jika ilmu pengetahuanya yang ia pahami tentang adab, tidak diamalkan, maka dalam kehidupan sehari-hari mereka tidak bisa disebut orang yang adab. 

Tekhnologi tidak mampu memberikan contoh bagaimana cara beradab, sopan santun. Karena adab-sopan santun hanya bisa diberikan dan dipahami dengan hati, sedangkan teknologi tidak memiliki hati.

Maka benarlah syaikh An-Nawawi pernah menyampaikan, 

علم بلا أدب كنار بلا حطب، و أدب بلا علم كروح بلا جسد

“Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh” 

Agar tidak kalah dengan teknologi, maka guru yang memberikan ilmunya didasari dengan hati yang bersih, ikhlas., Ilmu yg disampaikan disertai dengan uswah hasanah (tauladan), dan setelah sholat malamnya memanjatkan do'a terbaik dikhususkan pada anak didiknya, InsyaAllah ilmunya akan memiliki Ruh, yang kelak anak didiknya akan merasakan keberkahan ilmu-pengetahuanya, ilmu yang menjadikan mereka menjadi beradab. ilmu pengetahuan yang semacam inilah tidak bisa diciptakan dan diberikan oleh teknologi.

Kamis, 07 Desember 2023

MKKS: Kunci Sukses Studi Lanjut Di Perguruan Tinggi

Kesuksesan bagi seorang guru, mampu mengantarkan anak didiknya menjadi anak yang mampu memberikan manfaat bagi sesama, sukses sesuai dengan apa yang mereka cita-citakan.

Salah satu pintu gerbang menggapai kesuksesan secara akademik adalah mereka bisa melanjutkan pendidikan dijenjang berikutnya, Kuliah.

Dalam diskusi, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Malang menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa kesuksesan anak didik masuk Perguruan tinggi adalah adanya komitmen yang tinggi dan rasa tanggungjawab dari anak didik dalam memilih pilihan cita-cita, jurusan. 

Pendapat ini diperkuat oleh pemamaparan pak Andreas dosen ITB sekaligus panitia Seleksi Nasional masuk Perguruan tinggi. Beliau menambahkan, bahwa kesuksesan anak didik dalam perkuliahan disebabkan karena ada minat yang tinggi terhadap jurusan yang mereka pilih, sesuai passion. Bukan semata karena nilai yang tinggi (pintar) saat sekolah semata.

Sesuai dengan pengalaman beliau, banyak mahasiswa yang tidak bisa tuntas kuliah karena merasa jurusan yg mereka pilih tidak sesuai dengan passion (minat), hal ini terjadi karena saat kuliah memilih jurusan hanya sekedarnya, atau mengikuti saran orang lain (bimbel/guru) dengan landasan passing grade terendah agar mudah masuk Perguruan tinggi. 

Walaupun akhirnya masuk, tidak menjadi jaminan anak didik akan sukses sampai tuntas menempuh study, justru depresi yang akan mereka alami saat menjalani proses kuliah. 

Oleh sebab itu, berikan kepercayaan diri pada anak didik, tanamkan rasa tanggung jawab akan pilihannya, dan ajarkan agar bekerja keras untuk meraih cita-cita nya. 

Minggu, 03 Desember 2023

Guru Ngaji dan LPQ di Tahun Politik 2024

Dokumen Ketua DPC FKPQ Kota Malang, Ustadz Ahmad Zain Fuad menyampaikan materi penyusunan program kerja LPQ

Pelatihan penyusunan Program Kerja Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) berlangsung di LPQ Al-Mulk Maharaja Residen Tunggulwulung Lowokwaru Kota Malang, Ahad (03/12/2023).

Kegiatan yang di inisiasi oleh Pengurus DPC Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran (FKPQ) Kota Malang menjadi bagian dari agenda rutin dengan materi menyesuaikan kebutuhan Lembaga melalui masukan kepala atau ustadz dan ustadzah pengelola lembaga (LPQ).

Zain Fuad, ketua DPC FKPQ Kota Malang menyampaikan. "Penyusunan Program Kerja menjadi materi penting mengingat saat ini bulan Desember, akhir tahun Masehi merupakan saat yang tepat bagi masing-masing Lembaga untuk mengevaluasi dan menyusun program baru untuk tahun berikutnya, tahun 2024".

Sehingga diharapkan, masing-masing lembaga sudah mulai menyusun dan merencanakan program yang akan dilaksanakan di tahun 2024, bagi lembaga yang sudah menyusun program kerja, diakhir tahun ini bisa dijadikan bahan evaluasi program yang sudah direncanakan dan peningkatan kualitas dalam melaksanakan program untuk tahun berikutnya, tambah ustadz Zain Fuad.

Isnan Alami, Bagian Bina Mental Spritual Kesra Sekretariat Daerah Kota Malang hadir dalam kegiatan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para peserta yang hadir, karena menjadi guru ngaji merupakan orang yang dipilih oleh Allah dan Rasul-Nya untuk melanjutkan perjuangan mengajarkan, mengenalkan Al-Quran pada Umat.

"Perhatian pemerintah Kota Malang pada guru ngaji sudah sangat luar biasa salah satunya dengan memberikan insentif bulanan, bahkan pada hafiz/ah diberikan insentif sebesar 1 (satu) juta setiap Bulanan, pemberian kartu BPJS ketenagakerjaan yang dalam pelaksanaannya disesuaikan kondisi kelurahan masing-masing",Terang pak Isnan panggilan Isnan Alami.

Sebelum menutup sambutanya, pak Isnan berharap agar seluruh guru ngaji tetap berperan aktif dalam mensukseskan pemilu di tahun 2024 dengan cara damai, mampu menjaga nama baik Lembaga (TPQ) nya dengan tidak terlibat politik praktis dengan mengatasnamakan lembaga, berbeda pilihan pilihan itu wajar, maka sikapi perbedaan itu dengan sewajarnya.

Diakhir kegiatan ini ditutup dengan pemaparan materi oleh Ketua DPC FKPQ Kota Malang terkait penyusunan Program Kerja sekaligus pemberian Surat Keputusan (SK) Kepala Lembaga terbaru, informasi agenda FKPQ di Tahun 2024.

Kamis, 30 November 2023

Mulai dari Diri Sendiri

Dokumen : bersama coach sahid dalam kegiatan Jambore OPOP Jatim 2023 di Kota Pasuruan

Kita banyak belajar dari orang-orang yang ada di sekitar kita, namun kita juga harus jujur pada diri sendiri, bahkan kadang kita tidak mau belajar dari diri kita sendiri. 

Yang dilihat, apa yang ada luar kita. Akhirnya membandingkan diri sendiri dengan orang lain, alih-alih membuat diri semakin termotivasi untuk maju dan optimis meraih apa yang ingin diraih. Malah mengkerdilkan diri, merasa kalah dan tidak mau berjuang.

Belajar dari diri sendiri, berusaha memperbaiki diri dari hal yang kecil yang ingin dirubah memulai dari dirinya sendiri. 

Misal yang selama ini belum bisa mendisiplinkan diri mulai belajar disiplin. Bisa diawali dari disiplin dalam sholat atau hal-hal sederhana yang mampu merubah dari hal yang tidak baik menjadi hal yang lebih baik, namun semua diawali dari diri sendiri. 

Rabu, 29 November 2023

Parenting : Orangtua sebagai Cermin Masa Depan


Sebagai orang tua, melihat perilaku anak terkadang kita selalu teringat pada masa dimana kita pernah mengalami apa yang dialami oleh anak kita dan bagaimana cara orangtua kita saat itu memperlakukan kita. 

Apa yang dilakukan oleh orangtua kita, seakan tergambar jelas dalam pikiran kita bagaimana cara orang tua kita mendidik kita saat itu. 

Pola asuh pada anak, secara tidak sadar kadang kita sebagai orangtua akan banyak meniru apa yang dilakukan oleh orangtua kita sebelumnya. Anggapan ini tidaklah salah dan perlu menjadi perhatian, karena apa yang ada dalam diri anak secara gen, sifat dan karakter ada diri kita sebagai orang tua. 

Hanya saja, pengetahuan kita sebagai orang tua haruslah senantiasa berkembang seiring perkembangan zaman, sehingga apa yang kita berikan kepada anak berupa pendidikan dan pola asuh tidak ketinggalan zaman. 

Sebagaimana ada sebuah ungkapan (bukan hadits), “Jangan paksakan anak-anakmu mengikuti jejakmu, mereka diciptakan untuk kehidupan di zaman mereka, bukan zamanmu” – Socrates

Namun ada perkara yang terpenting wajib diberikan kepada anak, walau orang lain menganggap pola pendidikan yang jadul ketinggalan zaman, pendidikan Akhlaq. 

Pendidikan Akhlaq, bukan hanya kewajiban sekolah, tapi kewajiban orang tua untuk memberikan pendidikan dan tauladan. Disaat Akhlaq semakin langka. Orang tua harus belajar keras memberikan pendidikan akhlaq, baik secara teori maupun praktik. 

Secara teori dengan diberikan kajian berupa kitab-kitab Akhlaq karya para ulama, misal Akhlaq Lil Banin, dan lain sebagainya. Dan tentunya disertai dengan tauladan dirumah dan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Mendidik anak, tak semudah "membuat anak". Mendidik butuh perjuangan secara terus menerus dan istiqomah sampai kapanpun. Semoga Allah memberikan kesabaran dan ketabahan sampai anak-anak kita menjadi anak yang mampu memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita, lingkungan, agama dan bangsa. 

Minggu, 12 November 2023

Memilih Pendidikan Anak

Sowan ke Gus Wafi, Ketua Yayasan PP. Bahrul Ulum Jombang Jawa Timur. 
Anak, anugrah Allah SWT yang senantiasa dijaga agar kelak ia menjadi anak yang sholih, berkah dan manfaat bagi agama, nusa dan bangsa.
 
Berbagai upaya dilakukan oleh orang tua baik secara dhohir maupun bathin dengan cara memberikan pendidikan yang layak serta senantiasa didoakan. 

Memberikan pendidikan bagi anak, yang utama tauladan dari orang tua, nasihat-nasihat dan memberikan kenyamanan baginya saat ia sedang proses menempuh pendidikan. 
Sowan ke KH.Nur Hadi (Mbah Bolong) Pengasuh PP. Falahul Muhibi
Kalaupun orang tua belum bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak, langkah yang terbaik adalah "memasrahkan" Pendidikannya pada para ulama' dipesantren agar diberikan pendidikan yang baik, sebagai bekal dalam menghadapi kehidupannya kelak. 

Dipesantren, ia akan belajar bersosialisasi, berjuang dan teguh dalam memegang prinsip. Banyaknya teman yang berbeda dan suasana lingkungan akan menentukan masa depanya dalam memahami kehidupan. 

Pemahaman agama yang tepat, dengan bimbingan seorang guru yang 'alim membuat anak akan lebih terarah. Tentu dengan berbagai konsekuensi-konsekuensi yang akan ia lalui. 

Hari ini, kami bersama Luthfi membersamai dan berdiskusi banyak terkait mondok, suasana di pondok dan melihat secara langsung bagaimana kehidupan di pondok. 

Shilaturohim dari pondok ke pondok di daerah Jombang Ahad (14/11/2023) menjadi pengalaman tersendiri bagi luthfi untuk memilih pendidikan setelah ia lulus dari SD. 

Semoga dimudahkan dan diberkahi oleh Allah dalam menentukan masa depan pendidikan nya. Amiin. 

Senin, 02 Oktober 2023

Dinkop Kabupaten Malang Sosialisasi SE Nomor 7 Tahun 2023 pada Pengurus Koperasi se-Kecamatan Pakis

Dokumen Sosialisasi SE Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Self Declare di Aula KUD Pakis Kabupaten Malang
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) Kabupaten Malang mengadakan Sosialisasi dan Pendampingan Self Declare (pernyataan Mandiri) di Aula KUD Pakis Selasa (03/10/2023) dengan pemateri Istiana Rahayu,SE.MM.

Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Self Declare ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Pernyataan Mandiri (Self Declare) Oleh Pengurus Koperasi Simpan Pinjam/Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah/Unit Simpan Pinjam Koperasi/ Unit Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah Koperasi. 

SE tersebut segera untuk disampaikan kepada gerakan koperasi, khususnya di kecamatan Pakis Kabupaten Malang karena KSP/KSPPS/USP/USPPS Koperasi primer atau Koperasi sekunder nasional/provinsi/kabupaten/kota seluruh Indonesia harus melakukan pernyataan mandiri (self declare) sebagaimana format terlampir, dilengkapi dengan dokumen pendukungnya dan dikirimkan secara elektronik kepada Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM melalui ods.kemenkopukm.go.id (web based Kemenkop UKM), paling lambat pada tanggal 15 Oktober 2023.

Sebelum kegiatan Pendampingan dimulai, Bu Isti, panggilan Kasi penyuluhan dan Pengembangan SDM Koperasi Kabupaten Malang ini meminta seluruh peserta agar scan barkode group Whats'up dan masuk dalam akun resmi kemenkopukm melalui ods.kemenkopukm.go.id. harapanya pendampingan bisa maksimal saat peserta praktek mengisi akun dan upload dokumen ke akun tersebut, baik di tempat kegiatan maupun saat adan kendala saat mengerjakan di kantor atau rumah.

Kegiatan ini sangat penting bagi pengelola koperasi, mengingat pengisian akun menjadi tanggungjawab pengelola koperasi, dengan pengerjaan isian akun tersebut, akan terlihat dan sebagai pembeda antara usaha simpan pinjam Koperasi yang bersifat tertutup dari, untuk dan oleh anggota (close loop) dengan Koperasi yang berkegiatan di sektor jasa keuangan. 

Koperasi jasa keuangan dapat memberikan layanan kepada masyarakat secara luas dan terbuka, bukan hanya kepada anggota (open loop) sesuai ketentuan peraturan di sektor jasa keuangan, seperti: Koperasi BPR, Koperasi LKM, Koperasi Jasa Pembiayaan dan lain-lain.

"Bagi koperasi yang tidak mengimplementasikan isian dengan membuat pernyataan mandiri (self declare), maka koperasi tersebut akan secara otomatis bersifat open loop (terbuka)",Tegas Bu Isti.

Koperasi yang bersifat terbuka melayani masyarakat yang bukan anggota Koperasi (open loop) diberikan kesempatan untuk mengubah layanan usaha dan tata kelola usahanya menjadi usaha simpan pinjam Koperasi yang bersifat tertutup sampai dengan Juni 2024, sehingga saat diverifikasi kembali pada tengah tahun 2024 sampai dengan 11 Januari 2025 telah menjadi Koperasi yang bersifat tertutup (dari, oleh dan untuk anggota dan Koperasi lain)., inilah salah satu yang melatarbelakangi lahirnya Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2023 Tentang Pernyataan Mandiri (Self Declare).

Selasa, 19 September 2023

Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur Fasilitasi Pengembangan Ekonomi Pesantren

Dokumentasi : Desiminasi Peningkatan Akses Pembiayaan Bagi Koppontren Tahun 2023

Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) bagian penting dari roda ekonomi Pesantren memiliki potensi kuat pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya warga pondok dan lingkungan pondok. 

Pemerintah, melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menfasilitasi pengembangan koppontren melalui program kegiatan Desiminasi Peningkatan Akses Pembiayaan Bagi Koppontren Tahun 2023 yang dilaksanakan Selasa-Rabu (19-20/9/2023) di Dalwah Hotel Syariah, Jl. Raci Bangil Pasuruan. 

"Peran Koperasi bagi perekonomian Jawa Timur  dengan jumlah 37.688 sangatlah besar dan terbesar di Indonesia walau yang aktif masih 21.910", Ujar Pak Luqman. 

Pak Luqman, Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur ini menambahkan, " Jumlah Pesantren terbanyak di Indonesia terletak di Jawa Timur. Jika koperasi yang jumlahnya terbesar dan berpotensi memajukan dalam bidang ekonomi, maka perlu adanya perpaduan potensi yang ada yakni Koperasi dan Pesantren, dan inilah yang diharapakan Ibu Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indarparawangsah".

Harapannya dengan program ini peserta mampu mengambil manfaat dan mampu mengamalkan sabda Nabi, Tangan diatas lebih baik daripada  tangan dibawah artinya Koppontren harus bisa mandiri dan pengembangan diri tanpa berpangku tangan dengan berharap banyak mendapatkan bantuan dari Pemerintah. 


Selasa, 12 September 2023

Studi Visual I : Jaga Airmu Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan

Dokumentasi : Guru dan Staff Lab. Terpadu UMM

Study Visual, salah satu program integritas mata pelajaran yang dilaksanakan di luar kelas atau sekolah (outing class), lingkungan SMA Surya Buana Malang. 

Belajar dimanapun dengan siapapun juga bisa, inilah prinsip merdeka belajar yang sudah lama dipraktekan di SMA Surya Buana Malang, termasuk dapat implementasi nya adalah Study Visual ini. Dimana para siswa akan belajar di tempat lain dengan nara sumber dari luar sebagai guru bagi para siswa. 

Pelaksanaan Study Visual (SV) I SMA Surya Buana Malang, Rabu (13/09/2023) bertempat di Laboratorium Terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Perikanan dengan narasumber para dosen dan pengelola Lab Terpadu UMM Malang. 

Dokumentasi : Siswa-siswi persiapan mengikuti materi 

Pilihan tempat dan narasumber pada Study Visual disesuaikan dengan Tema utama kegiatan, yakni tentang Air, “Jaga Airmu Untuk Masa Depan Yang Berkelanjutan”, integrasi Mata Pelajaran Geografi, Kimia, Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Diharapkan, dengan agenda Study Visual ini para siswa mampu memahami integrasi mata pelajaran yang selama ini dipelajari di sekolah dan mengimpelementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sambutan Kepala SMA Surya Buana Malang di Aula Lab. Terpadu UMM beserta pimpinan Fakultas Kepala Laboratorium dan Staff

Sejatinya ilmu itu satu, sama-sama dari Allah SWT. Maka dengan ilmu-Nya manusia mampu mengenal-Nya. Maka sudah saat nya sejak dini para generasi muslim sudah mulai dikenalkan dan ditanamkan tentang integrasi ilmu, amal dan ilmiyah melalui program studi visual SMA Surya Buana Malang. 


Ad Placement