kangzainfuad.com

Sabtu, 10 Juni 2023

Berhusnudhon, Kunci Bahagia Sejati

Ngaji Ahad Pagi, 11 Juni 3033


Menjadi muslim harus mampu menjaga hati dengan senantiasa berhusnudhon pada ketentuan Allah SWT., Termasuk dalam urusan rizki, jangan berburuk sangka pada Allah SWT.

Misal, dalam hati berburuksangka dengan mengatakan, "aku rajin sholat, kok masih miskin. Itu orang tidak pernah sholat, tapi kaya raya". maka segera berubah dari prasangkaan yang tidak baik, dengan mensyukuri apa yang Allah tentukan.

Bersyukur dengan nikmat yang Allah berikan, kelak insyAllah akan diganti dengan kenikmatan yang berlebih saat di akhirat kelak, atas kesabaran dan keta'atanya di dunia dalam menjalankan syari'at Islam.

Sedangkan orang yang tidak ta'at, atau non muslim yang diberikan kemudahan dan kekayaan selama didunia bisa jadi hanya kenikmatan yang diberikan Allah swt sengaja untuk "mengelu-elukan" mereka, kenikmatan yang diberikan dihabiskan selama di dunia dan diakhiratnya habis tidak mendapatkan kenikmatan sedikitkpun, kecuali hanya siksa atas kekufuranya terhadap nikmat yang Allah swt berikan.

Sebesar apapun nikmat yang diberikan jika disyukuri akan mendatangkan keberkahan, keselamatan dan kebahagiaan sejati bagi pemiliknya, baik di dunia maupun diakhirat kelak.

*Ngaji Ahad pagi bersama Gus Hamid dan Gus Toha Mahfud di PP Hidayatul Mubtadi'in Tasikmadu Kota Malang  


Selasa, 06 Juni 2023

Menumbuhkan nilai-nilai "Kebermaknaan" pada Anak

Pantai Kondangmerak Malang, 2 Juni 2023

Sesuatu yang bermakna bagi anak-anak akan sulit dilupakan dalam ingatanya. 

Kebermaknaan merupakan suatu aktifitas yang akan membawa pengalaman baru bagi anak-anak yang akan sulit dihilangkan, bahkan menumbuhkan pengetahuan baru dalam dirinya. sesuatu yang bermakna terkadang membawa kesan tersendiri dalam ingatan mereka.

Sesuatu yang bermakna dimata anak-anak tidak hanya hal-hal yang menyenangkan, sesuatu pahit dan menyakitkan dirasakan anak pun akan mendatangkan pengalaman yang bermakna bagi anak. 

Kebermaknaan akan hadir jika aktifitas itu melibatkan orangtua dan anak, jika aktifitas itu disukai oleh anak, ini menjadikan ia merasa nyaman, dan rasa percaya diri akan tumbuh. atau suatu pengalaman pahit (menyakitkan) yang dialami dan dirasakan oleh anak kemudian orang tua hadir menyertainya, berempati dan terlibat secara sadar mendengarkan keluh kesahnya akan membuat mereka semakin teguh, dan insyaallah akan membekas dalam diri mereka. 

Hal kecil yang bisa dilakukan orangtua pada anak-anak agar mampu menyerap suatu peristiwa lebih bermakna bagi anak-anak adalah dengan membiasakan membersamai anak-anak, mengajak berdialog dan merefleksikan bersama agar anak bisa mengambil suatu ilmu dari kejadian yang mereka alami, atau orang tua bisa mengajaknya melakukan aktifitas yang menimbulkan empati, misal membersihkan lingkungan rumah dengan mengambil sampah dedaunan yang berserakan, pembiasaan melakukan amal sholih walau bersifat kecil akan menumbuhkan dalam diri anak menjadi pribadi yang peka dan mampu menyerap nilai-nilai yang bermakna bagi mereka.

Membiasakan mengucapkan terimakasih, membiasakan bersedekah pada fakir-miskin atau orang-orang yang memiliki kekurangan juga bisa dilakukan orangtua bersama anak, kegiatan sederhana yang mampu menumbuhkan nilai kebermaknaan pada anak.

Intinya, setiap tindakan apapun berikanlah perhatian khusus, terutama hal-hal yang positif (kebaikan), beri apresiasi, tidak harus dengan hadiah materi tapi ucapan terimakasih, senyum manis dan pelukan atau eksperi yang lain, yang mampu di pahami oleh anak, bahwa cara yang orang tua lakukan benar-benar dipahami oleh anak.  

Senin, 05 Juni 2023

Semangat Hari Lahir Pancasila 2023 di RT-19 Tunggulwulung Kota Malang


Libur Nasional dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila ditetapkan pada tanggal 1 Juni berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 24 Tahun 2016 yang ditanda tangani oleh Presiden Joko Widodo.

Tujuan utama diperingatinya hari Lahir Pancaila untuk menguatkan semangat gotong royong pembumian Pancasila demi terwujudnya peradaban dan pertumbuhan global, mengobarkan semangat nasionalisme, ersatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan mendorong aktualisasi secara masif dan sistematis.

Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, berbagai kegiatan dilaksanakan di masyarakat, termasuk di Lingkungan RT-19 RW 01 Kelurahan Tunggulwulung Lowokwaru Kota Malang. Kamis (01/06/2023) melaksanakan kegiatan kerja bakti warga. 

Aktifitas bersama dengan melibatkan masyarakat biasamya dilaksanakan saat peringatan agustusan, namun di RT-19 kapanpun kegiatan yang melibatkan masyarakat bisa dilaksanakan, mengingat masyarakat lingkungan RT-19 merupakan masyarakat perumahan yang tentunya berbeda dengan masyarakat dilingkungan perkampungan, yang relatif mudah melaksanakan kegiatan kemasyarakatan.

RT-19 RW 01 Kelurahan Tunggulwulung gabungan dari 5 (lima) perumahan, warga kampung dan intansi/lembaga pendidikan. perumahan-perumahan di lingkungan RT-19 ada Perumahan Maharaja Residen, Perumahan De Prima, Perumahan Graha Akordion, Puri Akordion, Permata Tunggulwulung, Yayasan Insan Permata (instansi) dan beberapa warga diluar area perumahan.

Kerja bakti pada liburan hari pancasila titik utama dilaksanakan di area perumahan Graha Akordion dan sepanjang area Insan Permata, dengan penuh kesadaran masyarakat dilingkungan RT-19 guyub rukun saling membantu membersihkan sampah-sampah yang berserakan, merapikan rerumputan yang tumbuh liar disepanjang jalan dan meratakan bebatuan serta barang-barang yang tidak berguna agar terlilat indah dan rapi.

Setelah tuntas melaksanakan kerja bakti di titik utama, masyarakat melaksanakan kerja bakti dilingkungan perumahan masing-masing, alhamdulillah semua terlaksana dengan semangat hari lahirnya pancasila 2023 dengan tema "Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global".


Penilaian Akhir Tahun (PAT) Tapel 2022/2023 SMA Surya Buana Malang

Dokumen PAT Tapel 2022/2023

Penilaian Akhir Tahun (PAT) SMA Surya Buana Malang dilaksanakan mulai 5 - 15 Juni 2023 dengan menggunakan aplikasi LMS (Learning Management System), dimana siswa mengerjakan PAT dengan menggunakan Moda offline berbasisi jaringan.

Siswa-siswi mengerjakan PAT dengan khidmat tanpa kendala, sebagaimana hasil evaluasi pelaksanaan PAT tahun pelajaran 2021/2022 seringkali terjadi ngadat saat proses pengerjaan soal, hal ini terjadi karena kendala sinyal wifi.

Pada PAT Tahun Pelajaran 2022/2023, siswa dibagi menjadi 2 (dua) sesi. sesi pagi dan sesi siang. pada sesi pagi siswa-siswi masuk ruang laboratorium komputer sedangkan siswa yang sesi siang kegiatan dipagi harinya mengikuti kelas pendalaman bersama bapak dan ibu guru pengampu mata pelajaran yang akan diujikan di siang hari, sesi berikutnya. sedangkan siswa-siswi sesi 1 yang sudah melaksanakan PAT, mendapatkan jam tambahan berupa pendalaman materi yang akan diujian esok harinya.

Sistem pelaksanaan PAT dengan sistem Sift dirasa cukup efektif, dengan pertimbangan pemaksimalan fasilitas di ruang laboratorium komputer dan kapasitas ruangan yang hanya mampu menampung kurang lebih 20 (dua puluh) siswa.

Setelah PAT berakhir, dilanjutkan dengan pengayaan berupa ujian susulan, bagi siswa-siswi yang belum mencapai target ketuntasan minimum (KKM) diberikan kesempatan untuk memperbaiki (remidial) nilai akhir sedangkan siswa-siswi yang tidak mengikuti PAT pada saat hari yang sudah ditentukan, bisa mengikuti ujian susulan. pelaksanaan remidial dan ujian susulan dilaksanakan pada tanggal 16 Juni dan 19 Juni 2023.

Semoga dengan pelaksanaan PAT ini, akan memotivasi siswa untuk lebih giat lagi dalam belajar dan bagi bapak-ibu guru sebagai bahan evaluasi peningkatan mutu pelayanan pendidikan di SMA Surya Buana Malang. (zf)

Selasa, 30 Mei 2023

Peningkatan Kualitas SDM, SMA Surya Buana jalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang

Program kerjasama antara SMA Surya Buana Malang dengan Universitas Muhammadiyah  Malang berlanjut pada tahun ajaran 2023/2024.

Rabu, 31 Mei 2023 Rombongan dari Universitas Muhammadiyah Malang, Kepala Laboratorium Fakultas Pendidikan Agama Islam (FPAI), Ibu I'anatut Thoifah, M. PdI., beserta Kepala Laboratorium Pendidikan Bahasa Arab. 

Bentuk kerjasama yang akan dilaksanakan antara kedua lembaga berupa pendelegasian mahasiswa untuk magang mengajar di SMA Surya Buana Malang, rencananya dari Fakultas Pendidikan Agama Islam (FPAI) sebanyak 5 (lima) Mahasiswa, Pendidikan Bahasa Arab 4 (empat) mahasiswa, Dr. Fadhli. 

Selain kerjasama dalam bidang pengajaran, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Malang juga akan memberikan pelatihan kepada Bapak dan Ibu Guru di SMA Surya Buana Malang, sesuai dengan masukan kepala SMA Surya Buana Malang, Ahmad Zain Fuad, S. SI., S. Pd., M. Pd., nantinya dari Unmuh Malang memberikan pelatihan penulisan karya Ilmiah, berupa Penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). 

Harapan dalam kerjasama ini terus berlanjut demi keberlangsungan peningkatan kualitas Sumber Daya masing-masing lembaga dan menjadi bekal meraih kesuksesan mengantarkan peserta didik baik untuk SMA Surya Buana maupun Universitas Muhammadiyah Malang. 

Jumat, 07 April 2023

Mentarbiyah Anak, Ibarat Menanam

Ibarat menanam tanaman berbuah, jeruk, dll. Petani harus bersabar merawatnya dengan memberi pupuk, dihindarkan dari hama penyakit, disiram jika layu, diberi obat agar berbuah. 

Begitupun saat membersamai anak-anak, perlu kesabaran lebih agar ia tumbuh menjadi pribadi yg baik, berilmu, berpengetahuan dan harapanya kelak ia menjadi manusia yang berakhlaq mulia. 

Itulah buah dari tarbiyah pada buah hati, yang suatu saat ia akan mengirimi kita pahala (doa) saat kita tiada, menjadi penyejuk hati disaat kita sudah berusia senja, bahkan sudah tiada. 

Dengan senantiasa mendo'akan kita;

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Alloohummaghfirlii waliwaalidayya warham humma kamaa rabbayaa nii shaghiiraa

Artinya: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil"

#parentingislami #bilhikmah #washoya #aba 

Senin, 20 Maret 2023

Menata diri menjadi pribadi yang unggul di bulan Ramadhan

Kajian Online : Hikmah Ramadhan 1444 H, Selasa (21/03/2023). 

Bulan Ramadlan bulan yang ditunggu-tunggu umat Islam, gegap gempita kehadiranya disambut dengan berbagai cara, mulai dari bersih-bersih rumah, lingkungan, mushalla-masjid, tasyakuran, quotes di media-media sosial bahkan kajian-kajian penyambutan ramadlan terlaksana dimana-mana.

“Euphoria”, kegembiraan menyambut datangnya bulan ramadlan yang diungkapkan dengan berbagai cara itu merupakan bagian dari pengungkapan rasa gembira menyambut tamu mulia, bulan Ramadlan. Dimana didalamnya ada malam 1000 (seribu) bulan yang pahalanya dilipatgandakan, bahkan Allah swt menghapus dosa-dosanya jika saat ia berpuasa di Bulan ramadlan yang dilaksanakan dengan landasan iman dan mengharap pahala, sebagaimana Rasulullah saw. Sabdakan :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 

Artinya, 
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim). 

Kemuliaan  bulan ramadlan, sungguh akan sia-sia jika sejak awal belum menyiapkan diri, menata hati agar mampu mengambil manfaat dan meningkatkan kualitas diri sehingga menjadi pribadi unggul berkah bulan Ramadlan.

Puasa ramadlan, menjadi puasa yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang dikhususkan pada orang-orang yang beriman, sebagaimana firman Allah swt. Q.S. Al-Baqarah ayat 183 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْن

Artinya,

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat terdahulu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah: 183).

Merujuk dari ayat tersebut, bahwa pelaksanaan ibadah puasa Ramadlan hukumnya adalah wajib, dimana sebelum turunya ayat ini umat islam diwajibkan puasa 3 (tiga) hari yakni pada tanggal 8, 9 dan 10 Muharram, sebagaimana dalam riwayat Ibnu Jarir dan Muadz bin Jabbal, tentang asbabun nuzul surah al-Baqarah ayat 183.

Kewajiban melaksanakan ibadah puasa, jika melihat makna lahiriah ayat ”kama kutiba ‘alal ladziina Minqoblikum, sebagaimana diwajibkan atas umat terdahulu”  menunjukkan kewajibanya telah berlangsung sejak zaman umat-umat terdahulu, bahkan Imam Al-Alusi menyebutkan sudah sejak zaman nabi adam, yang kemudian diwajibkan pula pada umat Nasrani dan yahudi.

Imam Al-Alusi dalam kitab Ruhul Ma’ani, [Beirut, Daru Ihyaut Turats Al-Arabi], juz II, halaman 56 menjelaskan bahwa penyebutan “umat terdahulu” pada ayat di atas merupakan penguat hukum, motivasi, sekaligus penyejuk bagi hati orang-orang yang dititahkan berpuasa. Sebab ketika suatu perintah sulit bersifat menyeluruh maka akan terasa nikmat.

Dari beberapa pendapat ulama’ ahli tafsir tersebut tentang ayat diwajibkanya berpuasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar puasa yang dilaksanakan diterima oleh Allah swt.
Pertama adanya niat, hadits riwayat Imam ad-Daru Quthni (21/400) dari ‘Aisyiah ra:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya :

“Barangsiapa tidak berniat puasa sebelum fajar subuh, maka tidak ada puasa baginya.”

Para ‘ulama sepakat, bahwa niat merupakan rukun puasa. Dengan kata lain, ibadah puasa jika tidak disertai niat, maka puasanya tidak sah, dan tidak berpahala.

Kedua, Komitmen. Setelah seseorang berniat melaksanakan puasa, maka meraka harus berkomitmen dengan niat yang sudah ditanamkan dalam hati. Komitmen dalam menjalankan ibadah puasa adalah komitmen menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa yang terkmaktub dalam definisinya, sebagaimana pendapat Rasyid Ridha dalam Al-Manar, 1373 hal. 143 menjelaskan bahwa puasa adalah

 اْلإِمْسَاكُ عَنِ اْلأَكْلِ وَالشُّرْبِ وَغَشَيَانِ النِّسَاءِ مِنَ الْفَجْرِ إِلَى الْمَغْرِبِ إِحْتِسَاباً لِلَّهِ وَإِعْدَادًا لِلنَّفْسِ وَ تَهِـيِـيْئةً لَهاَ لِتَقْوَى اللهِ باِلْمُرَاقَبَةِ وَترْبِيَةِ

Artinya, 
“Menahan diri dari makan, minum dan bersenggama, mulai terbit fajar sampai terbenam matahari (Maghrib), karena mengharap keridhaan Allah dan menyiapkan diri untuk bertaqwa kepada Allah dengan jalan muraqabah (merasa selalu diperhatikan Allah) disertai mendidik kehendak dan keinginan”.

Ketiga, Integritas. Selain adanya niat dan komitmen, hal yang perlu diperhatikan adalah integritas. Dibulan ramadlan, bulan yang didalamnya Allah swt melipatgandakan pahala akan senantiasa dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan berbagai amal sholih, tidak hanya berpuasa, sedekah, tadarus, dan ibadah-ibadah sunnah lainya lebih ditingkatkan. Keterpaduan amal sholih yang dilakukan inilah sejatinya akan menjadikan bulan Ramadlan akan sangat bermakna dan insyaallah akan maksimal dalam meraih fadhilah (keutamaan) ramadlan.

Niat, Komitmen dan Integritas jika sudah tertanam dalam individu akan mampu merubah dirinya menjadi muslim yang lebih beriman, peribadi unggul  dan berwibawa karena hanya Allah swt yang menjadi prioritas dalam kehidupan dan inilah sejatinya capaian tertinggi beribadah Puasa, menjadi pribadi yang bertaqwa. Allahu A’lam.

Senin, 02 Januari 2023

Menghadirkan cinta-Nya

"Pertanda seseorang mendapatkan hidayah dan karunia, ia bisa merasakan hadirnya kenikmatan saat melaksanakan ibadah. Baik ibadah sunnah maupun wajib. 

Maka disaat ia merasakan kenikmatan, teruskan dan istiqomahkan mengamalkan amal ibadah jika itu berupa dzikr atau ibadah sunna, Tambah lagi, sesuai kekuatan jangan dikurangi". Dawuh Almaghfurlah KH. Jamaludin. 

Sebagai manusia, seringkali nikmatnya ibadah yang kita rasakan silih berganti. Kadang nikmat sehingga terasa ringan mengamalkan ibadah, terkadang berat saat mengamalkan ibadah karena rasa malas menghampiri. 

Keadaan semacam ini jangan sampai membuat seseorang kalah dengan hawa nafsu, atau bahkan mengikutinya. Tetaplah bertahan dengan amalan yang sudah dilaksanakan secara istiqomah, walau hanya sedikit. 

Sedikitnya amal yang dilakukan secara istiqomah itu bisa menghadirkan cintanya Allah SWT. Pada hamba-Nya. 

Sebagaimana ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya.

Banyaknya amal bukan menjadi satu-satunya amal ibadah itu mendatangkan cinta-Nya, tapi keistiqomahanlah yang menjadikan seseorang itu meraih cinta-Nya. 

Jumat, 30 Desember 2022

Sisi lain

Penanaman nilai-nilai agama sejak dini pada buah hati tidak hanya kita mengantarkan mereka ke lembaga-lembaga pendidikan agama semata, 

Tapi bagaimana kita berusaha mengenalkan mereka bahwa dengan beragama orang akan bisa memandang keindahan dunia dari berbagai sudut pandang. 

Mengajak mereka tidak hanya ke tempat-tempat yg bernuansakan agama, tapi memperkenalkan mereka bahwa ada "dunia" lain yg perlu kita kenalkan, dengan berbagai macam perbedaanya. 

Ciptaan Allah SWT. Sesungguhnya tidak hanya yg baik-baik saja menuru pandangan kita sebagai orang dewasa, tapi hal yg "buruk" pun sesungguhnya adalah ciptaan Allah SWT. 

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله لاَ يَسُوْقُ الْخَيْرَ إِلاَّ الله.

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله لاَ يَصْرِفُ السُّوْءَ إِلاَّ الله.

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله مَاكَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ الله.

بِسْمِ الله مَاشَاءَ الله لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله.

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, tidak ada yang dapat mendatangkan sesuatu kebaikan melainkan Allah.

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, tidak ada yang dapat mengalihkan suatu keburukan kecuali Allah.

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, apa saja nikmat maka ia adalah dari Allah .

Dengan menyebut nama Allah, apa saja yang dikehendaki oleh Allah, tidak ada kekuatan melainkan dengan idzin Allah. 

#washoyAba #parenting #bilhikmah

Kamis, 29 Desember 2022

Harapan


Setiap orang yg hidup pastilah memiliki harapan-harapan, baik yang ia tuliskan atau hanya mengawang dialam pikiran. 

Ada yang optimis dalam meraihnya, sehingga ditulis di status media sosialnya, direncanakan dalam buku-buku harianya dan dirancang sedemikian rupa agar mampu diwujudkan. 

Atau bahkan ada yang Menulis harapan-harapan dalam lubuk hatinya yang paling dalam, disimpan rapi dalam alam pikiranya dan dikeluarkan sedikit demi sedikit berupa tindakan-tindakan nyata. 

Semua itu baik, dan setiap orang memiliki caranya Masing-masing bagaimana ia mewujudkan harapan-harapanya. 

Namun yang paling penting dari keduanya, sertai dengan iringan do'a, tawakkal dan berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dalam mewujudkannya. 

 لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya:

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. 

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

#WashoyAba #parentinglife #bilhikmah 

Ad Placement